- Rumah Sakit Siloam di Yogyakarta mencatatkan rekor MURI
- 3.304 perempuan di Jogja dan sekitarnya mendapat pemeriksaan kanker payudara gratis
- Kegiatan ini menjadi komitmen Siloam dalam mendorong kesehatan masyarakat Indonesia
SuaraJogja.id - Siloam International Hospitals (Siloam) mencatat sejarah baru dalam upaya pencegahan kanker payudara di Indonesia.
Sebanyak 3.304 perempuan mengikuti pemeriksaan USG kanker payudara gratis yang digelar selama tujuh hari, pada 13–19 Oktober 2025 di Lippo Plaza Yogyakarta. Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi dalam satu periode pelaksanaan kegiatan on-site.
Atas keberhasilan itu, Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan Rekor MURI"Pemeriksaan USG Kanker Payudara kepada Perempuan Terbanyak Secara Seri" kepada Siloam.
Penghargaan ini diberikan secara resmi pada upacara penutupan kegiatan, Minggu (19/10/2025) kemarin.
Komitmen Siloam dalam Deteksi Dini dan Akses Kesehatan Perempuan
Executive Director Siloam Hospitals Yogyakarta, Siti Nurtata Rizki, mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme masyarakat dan tenaga medis yang turut menyukseskan kegiatan ini.
"Pencapaian 3.304 peserta bukan hanya angka, tetapi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara semakin meningkat. Kami berkomitmen untuk terus memperluas program ini agar menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia," ujarnya.
Selain pemeriksaan gratis, kegiatan tersebut juga menyediakan edukasi dan konsultasi kesehatan, agar peserta memahami pentingnya pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan dini.
Menurut data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022, kanker payudara masih menjadi jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi di Indonesia, mencapai lebih dari 66.000 kasus baru setiap tahun.
Baca Juga: Jogja Bergerak Lawan Kanker Payudara, 3.000 Perempuan Ikut Skrining, Wali Kota Beri Edukasi
Sekitar 30 persen dari seluruh kasus kanker pada perempuan di Indonesia berasal dari kanker payudara.
Sayangnya, lebih dari 60 persen pasien datang dalam kondisi stadium lanjut, yang menyebabkan turunnya tingkat kelangsungan hidup.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, pasien yang terdeteksi sejak stadium awal memiliki tingkat harapan hidup hingga 90 persen, sedangkan yang terdiagnosis di stadium lanjut hanya sekitar 20–30 persen.
Karena itu, program skrining dan deteksi dini kanker payudara seperti yang dijalankan Siloam memiliki peran strategis dalam menekan angka kematian akibat keterlambatan diagnosis.
Bagian dari Program SELANGKAH: Semangat Lawan Kanker
Pemeriksaan massal ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) yang telah dijalankan Siloam sejak tahun 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi