- Persoalan sampah di Sleman masih belum terselesaikan
- Kebiasaan membuang sampah warga masih ditemukan
- Pemkab Sleman sudah memberlakukan sanksi pelaku pembuang sampah
"Kami masih memilih teknologi dalam bentuk RDF dan ini juga kami sangat terbantu dengan ada off-taker yang mengambil untuk mengolah sampah lanjutan ini ke salah satu perusahaan yang bisa mengolah sampah," tandasnya.
Ia menyebut secara regulasi tentang persoalan sampah sudah lengkap.
Namun memang kesadaran masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah besar.
"Hanya memang kita harus membangun, menumbuhkan kesadaran kepada saudara-saudara kita, masyarakat ini yang memang perlu effort yang luar biasa," tandasnya.
Diakui Sugeng, perubahan perilaku masyarakat tidak mudah.
Terbukti dari masih banyaknya warga yang membuang sampah sembarangan di titik-titik tertentu meski sosialisasi terus dilakukan.
"Tidak mudah dalam rangka kita untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kenyataannya dari beberapa kegiatan dan yang banyak kita jumpai masih banyak sekali munculnya aduan di titik-titik tertentu ini masih kita jumpai ada pembuangan sampah," ujarnya.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2029. Di Sleman, capaian masih jauh dari target itu.
"Di Kabupaten Sleman juga menetapkan target yang sudah sesuai dengan di RPJMD kita baru 22 persen untuk pengelolaan sampahnya sehingga masih cukup jauh," imbuhnya.
Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Perempuan di Gamping: Dari Penolakan Cinta Hingga Cekcok yang Hilangkan Nyawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen