- Tiga pelajar SMP diamankan warga di Kecamatan Keraton, Yogyakarta, pada Minggu malam (16/11/2025) karena diduga terlibat kejahatan jalanan.
- Peristiwa bermula saat dua pelajar dikejar lima remaja yang menantang sambil mengayunkan sabuk gesper di kawasan Nagan.
- Polisi mengamankan tiga terduga pelaku beserta barang bukti berupa dua sabuk dan satu unit sepeda motor Scoopy.
SuaraJogja.id - Tiga pelajar SMP diamankan warga setelah diduga terlibat aksi kejahatan jalanan di kawasan Kecamatan Keraton, Yogyakarta, Minggu (16/11/2025) malam. Saat ini mereka sudah ditangani oleh kepolisian setempat.
"Polsek Kraton mengamankan tiga orang terduga pelaku kejahatan jalanan," kata Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).
Disampaikan Gandung, polisi menerima laporan pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 21.10 WIB malam. Tepatnya setelah warga mendapati adanya keributan yang melibatkan para remaja tersebut.
Ia bilang peristiwa itu bermula saat dua pelajar membeli minuman di sebuah warung di kawasan Nagan, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta. Mereka tiba-tiba dihampiri lima remaja yang datang dengan dua motor dan menantang keduanya.
Merasa terancam, dua pelajar ini memilih kabur ke arah rumah warga di sekitar lokasi. Situasi sempat memanas ketika para terduga pelaku mengejar dua pelajar tersebut sambil mengayunkan sabuk gesper.
"Saksi 1 dan 2 [dua pelajar] dikejar oleh terduga pelaku yang sempat mengayunkan sabuk gesper ke arah mereka tetapi tidak mengenai," ungkapnya.
Mendengar kegaduhan itu, beberapa warga keluar rumah. Sejumlah warga kemudian mengejar para terduga pelaku hingga ke arah Alun-alun Kidul.
Dengan dibantu warga lainnya, tiga remaja berhasil diamankan di Jalan Gading, sementara dua lainnya berhasil melarikan diri.
Tak lama setelah warga mengamankan para pelaku, anggota Polsek Keraton datang ke lokasi. Polisi juga membawa barang bukti yang ditemukan bersama para remaja tersebut.
Baca Juga: Muaythai Kelas Dunia Bakal Guncang Candi Prambanan di 2026, Sensasi Duel Berlatar Warisan Dunia!
Identitas tiga terduga pelaku itu yakni APD, (15) warga Mantrijeron, Kota Yogyakarta, yang merupakan iswa kelas IX SMP Negeri di Kota Jogja.
Kemudian ada dua pelajar kelas VIII SMP Negeri di Kota Jogja berinisial HAE (14) warga Mantrijeron, Kota Jogja dan ERZ (14) warga Kotagede Kota Yogyakarta.
"Barang bukti yang diamankan dua sabuk gesper warna hitam dan merah serta satu unit Sepeda Motor Scoopy," ucapnya.
"Setelah dilakukan interogasi awal, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polresta Yogyakarta guna penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Sausu Tambu: Dari Pesisir Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Berkat Program Desa BRILiaN
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo : Bawa Nama Pihak Lain Dalam Replik Tak Ubah Substansi Perkara
-
Aksi Brutal Pemuda di Sleman, Lakukan Pengeroyokan dan Bakar Motor Pakai Kembang Api
-
Soroti Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel!
-
Gagal SNBP 2026? Ini 6 Universitas Swasta Islam Terbaik di Jateng dan Jogja yang Bisa Jadi Pilihan