- Pemanfaatan layanan administrasi kependudukan Disdukcapil Sleman secara online hingga Oktober 2025 hanya 11,08 persen dari total pengajuan.
- Sebagian besar masyarakat memilih layanan tatap muka karena cenderung ingin berkonsultasi langsung saat mengurus dokumen kependudukan.
- Disdukcapil Sleman mendorong layanan digital melalui sosialisasi rutin meskipun pelayanan tatap muka masih tertangani dengan baik.
Sementara itu, berdasarkan total layanan online–offline, pada 2023 persentase layanan digital baru 7,3 persen. Angka itu meningkat menjadi 11,18 persen pada 2024, sebelum naik tipis menjadi 11,08 persen per Oktober 2025.
Adapun Disdukcapil Sleman telah meluncurkan inovasi Yanduk Daring sebagai implementasi Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Adminduk Secara Daring.
Layanan ini memungkinkan warga mengajukan berbagai dokumen secara mandiri melalui website dukcapilonline.slemankab.go.id dengan membuat akun terlebih dahulu.
Dokumen yang bisa diajukan antara lain akta kelahiran, akta kematian, Kartu Keluarga (KK) hilang atau rusak, perubahan elemen data, pindah penduduk, KIA, SKTT bagi orang asing, sinkronisasi NIK, hingga permintaan dokumen lainnya.
Selain akses mandiri, pengajuan layanan juga dapat dilakukan melalui mitra Posyanduk di 86 kalurahan dan 28 fasilitas kesehatan. Mekanisme ini disiapkan bagi masyarakat yang mengalami kendala mengakses layanan online maupun datang ke kantor Disdukcapil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta