- Dishub Sleman mendorong semua titik parkir di Pasar Godean segera memiliki izin resmi demi keuntungan jukir.
- Saat ini, enam titik parkir Pasar Godean belum berizin, namun dua sedang dalam proses permohonan izin.
- Izin resmi memberikan perlindungan kerja dan akses jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan bagi juru parkir.
SuaraJogja.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman mendorong seluruh titik parkir di area Pasar Godean mengantongi izin resmi.
Pemkab Sleman menyebut legalitas akan membawa banyak keuntungan bagi para jukir, mulai dari perlindungan kerja hingga akses BPJS Ketenagakerjaan.
Sekretaris Dishub Sleman Dona Saputra Ginting menyampaikan bahwa informasi yang diterima dari UPT Parkir sejauh ini masih ada enam titik parkirdi kawasan Pasar Godean yang belum berizin.
"Update info dari UPT parkir, untuk parkir sekitar Pasar Godean ada satu titik yang sudah berizin di depan toko Matahari. Sementara itu ada 6 titik yang belum berizin, dua di antaranya sedang melakukan proses permohonan izin," kata Dona saat dihubungi, Rabu (26/11/2025).
Pihaknya kemarin bersama petugas gabungan sudah pula mendatangi lokasi. Namun sementara ini penertiban yang dilakukan masih bersifat persuasif.
Sejumlah titik yang berada di luar area resmi, termasuk yang memanfaatkan badan jalan depan rumah atau ruko, diimbau segera mengurus izin. Tujuannya agar dapat dikelola sesuai aturan retribusi maupun tempat khusus parkir.
Dishub memilih dialog terlebih dahulu untuk memberi pemahaman bahwa pengurusan izin membawa dampak positif bagi para pengelola dan juru parkir (jukir).
"Kita memberikan sosialisasi sekaligus mengajak untuk kerja sama mengurus pengelolaan parkir," ucapnya.
Disampaikan Dona, bahwa izin parkir menjadi kunci pembinaan dan perlindungan bagi jukir. Melalui izin resmi, jukir mendapatkan koordinator yang memfasilitasi pelatihan, penataan kerja, hingga akses layanan publik.
Baca Juga: Parkir Belum Siap, Atap masih Bocor, DPRD Sleman Minta Jadwal Boyongan Pedagang Mundur
Hal ini termasuk perlindungan jaminan sosial yang sebelumnya tidak mereka dapatkan.
"Toh mereka nanti akan dapat manfaat to, BPJS Ketenagakerjaan, kita enggak ingin kejadian, misalnya [jukir] meninggal, itu sampai anaknya nanti disekolahkan sampai lulus S1 di BPJS ketenagakerjaan ini," ungkapnya.
Selain BPJS, kata Dona, jukir yang mengantongi izin juga akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung seperti rompi resmi dari Dishub, alat kerja, hingga pengawasan layanan. Melalui sistem ini, Dishub Sleman dapat memastikan standar pelayanan publik, termasuk respons ketika muncul keluhan di media sosial.
"Termasuk nanti fasilitas rompi parkir legal dari dishub, kemudian alat lain, termasuk pembinaan. Kemudian kita bisa ikut mengontrol pelayanan publiknya," ujarnya.
Dona menjelaskan bahwa legalitas parkir itu tentu akan lebih mempermudah penataan. Pasalnya Dishub pun nantinya akan langsung berkoordinasi dengan pengelola atau koordinator jukir.
Oleh sebab itu pihaknya mendorong para jukir untuk menunjuk pengelola yang akan menjadi pihak resmi dalam pengurusan izin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan