- Study tour TK ke kantor polisi menjadi viral karena menampilkan simulasi bentrok demonstrasi yang tidak biasa.
- Kegiatan viral yang diunggah akun @jogjastudent memicu beragam reaksi humor dan perdebatan netizen mengenai relevansi edukasi tersebut.
- Publik mempertanyakan urgensi simulasi konflik untuk anak usia dini dibandingkan pengenalan peran polisi sebagai pelindung masyarakat.
Simulasi konflik dinilai berpotensi menimbulkan pemahaman yang kurang tepat jika tidak disertai penjelasan yang matang dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Terlebih, anak usia taman kanak-kanak masih berada pada fase meniru dan menyerap informasi secara sederhana dari apa yang mereka lihat dan alami.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun kepolisian terkait konsep dan tujuan pembelajaran dalam study tour tersebut.
Belum diketahui pula apakah simulasi tersebut dirancang sebagai bagian dari edukasi tertentu atau hanya sekadar kegiatan pengenalan situasi secara umum.
Viralnya video ini akhirnya menjadi pengingat bagi banyak pihak bahwa kegiatan edukatif, khususnya bagi anak usia dini, perlu dirancang dengan pertimbangan yang matang.
Metode pembelajaran di luar kelas memang penting dan bermanfaat, tetapi pesan yang disampaikan juga harus disesuaikan dengan usia, daya tangkap, serta perkembangan psikologis anak. Dengan demikian, study tour tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga benar-benar mendidik dan memberi dampak positif jangka panjang.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar
-
Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak
-
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia