- 3.000 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Yogyakarta.
- Operasi Lilin Progo 2025 berlangsung 14 hari (20 Des 2025–2 Jan 2026) demi menjamin keselamatan masyarakat.
- Total 20 pos didirikan, terdiri Pos Pengamanan, Pos Pelayanan layanan kesehatan, dan Pos Terpadu kendali.
SuaraJogja.id - Sebanyak 3.000 personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Yogyakarta. Sebanyak 20 pos di berbagai titik strategis didirikan di berbagai titik strategis.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menuturkan bahwa jajaran kepolisian sendiri menurunkan 1.968 personel dari Polda DIY dan jajaran Satwil.
Selain itu ada ada pula 1.265 personel dari TNI, Dishub, Satpol PP dan instansi samping lain.
"Jadi, total ada lebih dari 3.000 personel gabungan yang siaga di lapangan, ditambah personel penebalan dari masing-masing Sater dan Satwil," kata Ihsan, Senin (22/12/2025).
Kegiatan dengan sandi Operasi Lilin Progo 2025 itu dimulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Ihsan bilang operasi ini akan berlangsung selama 14 hari dengan fokus utama menjamin rasa aman dan keselamatan masyarakat sebelum, saat dan sesudah merayakan Natal dan Tahun baru.
Puluhan pos tersebut terbagi dalam kategori Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu.
"Polda DIY telah mendirikan sebanyak 20 pos. Rinciannya terdiri dari 13 Pos Pengamanan, 4 Pos Pelayanan, dan 3 Pos Terpadu," ucapnya.
Sebanyak 13 Pos Pam yang disebar di seluruh kabupaten/kota di DIY ditentukan berdasarkan pemetaan tingkat kerawanan daerah.
Baca Juga: Imbas Jembatan Kewek Ditutup, Polisi Siapkan Skema Dua Arah di Sekitar Gramedia-Bethesda
"Fokus utama personel di pos ini adalah melakukan patroli rutin serta bersiaga penuh untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di titik-titik yang diprediksi akan mengalami kemacetan," tambahnya.
Selain aspek pengamanan, Polda DIY memperhatikan kenyamanan masyarakat melalui 4 Pos Pelayanan (Pos Yan). Pos Yan ini didesain lebih humanis karena menyediakan layanan kesehatan bagi pemudik serta layanan kepolisian lainnya.
Lokasinya meliputi Pos Yan Ambarrukmo Plaza, Pos Yan Simpang 4 Druwo, Pos Yan Temon Wates, dan Pos Yan Siyono.
Sebagai pusat kendali di lapangan, Polda DIY juga mengoperasikan 3 Pos Terpadu yang berlokasi di Pos Teteg Malioboro, Pos Tempel, dan Pos Simpang 3 Piyungan.
"Pos ini menjadi pusat kendali yang melibatkan sinergi antara Polri, TNI, dan stakeholder terkait beserta perlengkapan yang memadai," ujarnya.
Selain itu Ditpolairud Polda DIY secara khusus telah mendirikan 8 Pos Polairud di sepanjang pesisir. Ini bertujuan untuk mengantisipasi laka laut dan memantau keselamatan wisatawan di area pantai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal