- Konser solidaritas Hanyengkuyung Sumatra diadakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa, 23 Desember 2025.
- Acara tersebut berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp836.918.677 untuk korban bencana Sumatra.
- Relawan melaporkan kondisi parah di lokasi terdampak, termasuk mobil logistik harus diseberangkan dengan perahu gethek.
"Kami seberangkan mobil. Itu ternyata adalah bantuan relawan pertama kali yang datang," ungkap Salim.
Ia menambahkan, pada hari ketujuh, tim relawan mendapati sekitar 40 rumah hilang diterjang banjir bandang.
"Mobil berserakan, kota mati, bau anyir jenazah. Antrean panjang menanti sembako. Mereka mengucapkan terima kasih dan berkata ini membuat kami merasa tetap Indonesia," imbuhnya.
Sederet Musisi Jogja
Konser Hanyengkuyung Sumatra dimeriahkan sejumlah musisi lintas genre, di antaranya Letto, Rebellion Rose, Jumbrong, Ngatmombilung, Jikustik, Shaggydog, Wawes, Bravesboy, YKHC, Korekkayu, Jahanam, Tembang Gula, Kunto Aji, dan lainnya.
Sementara itu, Muhammad Suryo menilai kegiatan Hanyengkuyung Sumatra menjadi contoh kuatnya solidaritas lintas komunitas di Yogyakarta.
"Ketika masyarakat, seniman, relawan, dan pelaku usaha bisa bergerak bersama, maka harapan itu benar-benar terasa. Kami hanya mengambil bagian kecil dari ikhtiar besar ini. Semoga donasi ini bisa menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatra untuk bangkit kembali," ujar Suryo.
Aksi Hanyengkuyung Sumatra merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan bersama semua masyarakat Indonesia.
"Yang terpenting bukan besar-kecilnya bantuan, tetapi bagaimana kita hadir saat saudara-saudara kita sedang membutuhkan. Musibah di Sumatra ini adalah duka kita bersama," tandasnya.
Baca Juga: Banjir Merenggut Sawah dan Rumah, Mahasiswa Sumatera dan Aceh di Jogja Berjuang Bertahan Hidup
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul