- PP Muhammadiyah menyatakan tidak mengenal pelapor Pandji Pragiwaksono yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah.
- Organisasi tersebut menegaskan tidak pernah memberi mandat atau arahan untuk melaporkan Pandji ke pihak berwajib.
- Muhammadiyah mendukung kebebasan berekspresi tetapi berharap komika lebih bertanggung jawab dan cermat.
Gus Bach mengingatkan nilai etika dan keagamaan yang mengajarkan untuk tidak merendahkan atau mengolok-olok kelompok lain.
“Dalam ajaran agama, kita diingatkan jangan mengolok-olok suatu kaum, karena bisa jadi yang kita olok-olok itu lebih baik dari kita. Itu pesan moral yang kami sampaikan," ujarnya.
Muhammadiyah berharap polemik ini dapat menjadi pelajaran bersama, baik bagi pembuat konten, publik figur, maupun masyarakat luas, agar ruang kebebasan berekspresi tidak berubah menjadi ruang saling menyerang.
"Sangat disayangkan kalau potensi besar untuk menghibur dan mengedukasi justru berujung polemik karena kurang cermat. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pembelajaran agar ke depan lebih hati-hati, lebih adil, dan lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan ekspresi di ruang publik," imbuhnya.
Sebagai informasi, Pandji dalam penampilannya di Mens Rea menyampaikan materi yang dianggap mengandung unsur penghasutan dan penistaan agama. Salah satu materi Mens Rea yang dipersoalkan adalah pernyataan Pandji yang dinilai menuding NU dan Muhammadiyah terlibat praktik politik balas budi pada pemerintah, khususnya terkait pengelolaan tambang.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan