- Dispar Bantul menargetkan Pendapatan Asli Daerah pariwisata sebesar Rp29 miliar pada tahun 2026, lebih rendah dari target sebelumnya.
- Kepala Dispar Bantul menyatakan target tersebut realistis karena realisasi 2025 hanya Rp26 miliar akibat persaingan Gunungkidul.
- Bantul akan mempertahankan tarif retribusi masuk wisata tetap Rp15 ribu untuk menjaga daya saing wisatawan.
"Sebenarnya itu tidak naik kebijakannya, karena dulu kan tiket Rp10 ribu per objek, sekarang Rp15 ribu bisa masuk seluruh objek, kalau dibagi seluruh objek kan jatuhnya tidak sampai Rp2.000, karena di pantai selatan banyak titik pantai yang bisa dikunjungi," jelasnya.
Argumentasi ini mencoba menjelaskan bahwa dengan satu tiket, wisatawan dapat menikmati lebih banyak destinasi, sehingga secara efektif biaya per objek menjadi lebih murah.
Keputusan untuk tidak menaikkan retribusi menunjukkan kehati-hatian pemerintah dalam menjaga daya saing dan tidak membebani wisatawan.
Namun, tantangan tetap ada. Bagaimana Bantul akan mengoptimalkan potensi wisatanya dengan tarif yang tetap, di tengah gempuran destinasi baru dan protes retribusi yang terus bergulir? Inilah pekerjaan rumah besar bagi Dispar Bantul untuk mencapai target PAD yang realistis namun tetap ambisius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata