- Penulis postingan bermaksud membagikan perspektif mengenai penerimaan grafiti sebagai bentuk seni ekspresif di ruang publik.
- Pendapat Hanif disukai karena menekankan kreativitas harus disertai tanggung jawab sosial tanpa merugikan lingkungan.
- Pemilik properti tidak memiliki karya grafiti ilegal, namun berhak membersihkan atau menghilangkan lukisan tersebut.
SuaraJogja.id - Pada pelajaran Bahasa Inggris Kelas 10 Kurikulum Merdeka, siswa diminta untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan grafiti.
Artikel ini akan membahas jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan dalam halaman 117 buku Bahasa Inggris kelas 10, termasuk alasan penulis menulis postingan, perbedaan pendapat antara penulis, hingga perasaan dan pandangan terhadap grafiti.
1. Why do you think they write the posts?
Jawaban:
They write the posts to share their personal opinions or perspectives about graffiti and how it should be perceived in public spaces.
Penulis menulis postingan untuk membagikan pandangan pribadi mereka mengenai grafiti, serta untuk mengungkapkan bagaimana seni tersebut seharusnya dipahami atau diterima dalam ruang publik. Mereka ingin memperkenalkan pemikiran mereka tentang bagaimana seni ekspresif seperti grafiti bisa dihargai, tetapi dengan mempertimbangkan dampak sosialnya.
Penjelasan:
Pada bagian ini, jawaban menunjukkan bahwa penulis unggahan ingin berbagi gagasan tentang grafiti sebagai bentuk ekspresi seni. Mereka ingin mengedukasi orang lain mengenai pentingnya tempat dan cara yang tepat untuk mengekspresikan seni tersebut.
2. Which writer do you agree with? Explain your answer. Refer to what is written on the posts.
Baca Juga: Harapan Baru dari Perbukitan Menoreh, Petani Patihombo Mantap Kembangkan Kopi Arabika
Jawaban:
I agree with Hanif because he emphasizes that creativity is important but should be done in the right context. He mentions that creativity shouldn't cause harm to others or the environment.
Saya setuju dengan Hanif karena ia menekankan bahwa kreativitas itu penting, tetapi harus dilakukan dalam konteks yang tepat. Hanif mengatakan bahwa kreativitas tidak boleh merugikan orang lain atau lingkungan. Hanif juga menyoroti pentingnya tanggung jawab sosial dalam mengekspresikan kreativitas.
Penjelasan:
Pada bagian ini, jawaban menunjukkan bahwa Anda setuju dengan pendapat Hanif karena ia lebih menekankan pada menyampaikan pesan positif melalui grafiti tanpa merusak fasilitas umum atau menciptakan masalah sosial. Ini menunjukkan bahwa kreativitas harus disalurkan dengan kesadaran dan pertimbangan sosial.
3. How would you feel if somebody painted graffiti on your property?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air
-
Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?
-
Special Clip 'Dan Bandung': Romansa Basil-Elma dan Syahdunya Kota Kembang