- Sebanyak 159.707 peserta PBI JK di DIY nonaktif per Januari 2026, melonjak tajam dibanding tahun sebelumnya.
- Penonaktifan massal disebabkan oleh pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) oleh BPS dan Kemensos.
- Dinsos DIY meminta kabupaten/kota segera verifikasi dan validasi ulang data warga untuk pengusulan aktivasi kembali.
Endang menjelaskan, peserta PBI JK harus masuk dalam Desil 1 sampai 5, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Ketika seseorang tidak lagi masuk dalam desil tersebut berdasarkan data DTKS terbaru, maka kepesertaannya otomatis dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial.
"Kenapa Kemensos menonaktifkan karena mungkin tidak masuk di Desil 1 sampai 5 dari data DTKS oleh BPS," jelasnya.
Menyikapi keresahan warga, Dinsos DIY telah menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk segera melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap data warga yang terdampak. Proses pengusulan kembali hanya bisa dilakukan jika ada laporan dari daerah dan warga yang bersangkutan.
"Ini sudah kita imbau Kabupaten/Kota untuk reaktualisasi. Supaya melaporkan, nanti bisa kita usulkan untuk diaktifkan. Masyarakat harus lapor, TKSK juga harus aktif untuk mengecek. Kalau sudah sesuai semua persyaratan, baru dimasukkan ke sistem dan dikirim ke Kemensos," ungkapnya.
Endang menambahkan, besarnya dampak penonaktifan ini membuat kantor-kantor Dinas Sosial di daerah didatangi warga secara massal. Kondisi tersebut sebagai alarm agar proses tidak berlarut-larut.
"Sudah digeruduk. Ya sudah, segerakan. Jangan ditunda-tunda," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Viral! Google Maps Sesatkan Pemudik Lebaran ke Jalan Sawah, Arus Balik Mencekam di Tengah Padi
-
5 Tips Agar Tiket Jambi Jakarta Bisa Lebih Menguntungkan
-
Bosen WFA di Rumah? ASN Jogja Wajib Coba 5 Cafe Alam Ini, Kerja Lancar Hati Tenang!
-
WFA Pasca Lebaran 2026 Diberlakukan, 36 Ribu Pemudik Masuk ke Jogja
-
Rp1.746 Triliun Transaksi Dicetak BRILink Agen, Jadi Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Negeri Kita