- Perayaan Mahashivaratri skala besar pertama di Indonesia diadakan di Candi Prambanan, menegaskan fungsinya sebagai monumen hidup.
- Festival diawali kirab budaya lima kilometer menampilkan persatuan melalui benda sakral dari 36 provinsi.
- Puncak acara adalah penyalaan serempak 1.008 dipa, bertujuan memperkuat spiritualitas, pariwisata, dan harmoni kebangsaan.
Inklusivitas ini terbukti dari partisipasi pengunjung seperti Echa dari Jakarta, yang merasa bersyukur bisa mengikuti penyalaan 1.008 dipa dan merasakan harmoni dalam keberagaman.
"Cinta kasih doa itu memang buat siapa saja, universal gitu. Jadi bersyukur bisa berada di sini, ngerasain energinya, berbagi energinya, di momen ini," ujarnya.
Apresiasi internasional datang dari Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, yang menyebut Candi Prambanan sebagai "kuil Shiva terbaik yang pernah ia lihat di dunia."
Ia melihat potensi besar untuk menarik wisatawan India, khususnya yang sudah banyak berkunjung ke Bali, untuk juga menjelajahi kekayaan warisan budaya di Yogyakarta, termasuk Prambanan.
Ini membuka peluang besar bagi pariwisata Indonesia untuk menarik segmen pasar baru yang kaya akan nilai spiritual dan budaya.
Ketua Umum PHDI Pusat, Wisnu Bawa Tenaya, menegaskan bahwa Mahashivaratri adalah momentum untuk membangun manusia Indonesia yang utuh secara lahir, batin, dan sosial.
Pembentangan bendera Merah Putih sepanjang hampir seribu meter dalam kirab budaya menjadi simbol kuat persatuan dan semangat kebangsaan yang terjalin erat dengan spiritualitas.
Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pariwisata, Kementerian Agama, Kementerian Kebudayaan, PHDI, InJourney Destination Management, dan Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa festival ini adalah tonggak baru dalam pengelolaan warisan budaya yang menyatukan spiritualitas, kebudayaan, dan pariwisata dalam satu tarikan napas kebangsaan.
Baca Juga: 7 Saksi Diperiksa, Palang Pintu Tertahan Truk, Polisi Dalami Kelalaian Kecelakaan Maut Prambanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Gagal SNBP 2026? Ini 6 Universitas Swasta Islam Terbaik di Jateng dan Jogja yang Bisa Jadi Pilihan
-
Keluarga Ungkap Kondisi Istri Kopda Farizal, Desak Pemerintah Percepat Repatriasi
-
BRI Borong 3 Penghargaan Dealer Utama Terbaik, Perkuat Pasar Keuangan Domestik
-
Wujud Cinta Kawula Alit pada Sang Raja, Ribuan Nayantaka Persembahkan Hasil Bumi untuk Sri Sultan
-
Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja