- SPPG Margomulyo menyesuaikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengikuti kebijakan BGN selama periode libur Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri.
- Selama Ramadan, penerima manfaat akan mendapat Paket Makanan Kemasan Sehat yang dikemas aman; sementara saat Idul Fitri distribusi harian diganti paket *bundling*.
- Dinas Pendidikan Sleman memastikan MBG bagi siswa SD tetap berjalan saat libur Ramadan dengan pola paket makanan kering diambil berkala.
Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Sleman, Akhmad Ritaudin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi teknis dan pemantauan lapangan untuk memastikan kelancaran program ini selama siswa belajar di rumah.
"MBG ketika libur tetap berjalan sesuai dengan libur semester kemarin. Nah, sistemnya kemarin sudah dirapatkan juga, kami punya PIC kemarin ada rapat di Sekda dan juga kami terjun ke lapangan untuk memastikan," kata Akhmad.
Dinas Pendidikan Sleman juga telah mengumpulkan data pendukung dari Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu dilakukan pula wawancara dengan pihak sekolah untuk memetakan pola distribusi yang paling efektif.
Disampaikan Akhmad, mekanisme penyaluran selama libur Ramadan akan menggunakan pola paket makanan kering yang dapat diambil oleh orang tua siswa secara berkala di sekolah.
"Libur kemarin dan untuk libur Ramadan ini polanya sama, itu akan diberikan MBG itu bentuknya kering dan nanti diambil setiap tiga hari sekali," paparnya.
Adapun paket makanan kering yang disediakan terdiri dari menu bergizi seperti telur asin dan susu UHT.
Kendati demikian, Akhmad menekankan bahwa meskipun diberikan dalam bentuk kering, standar gizi harus tetap dikawal ketat oleh pengawas di setiap kapanewon.
"Jangan hanya langsung asal makan kering tetapi harus dikawal. Nah, kami juga berkolaborasi dengan pengawas untuk mengawal hal tersebut," tegasnya.
Baca Juga: Progres Paket 2.2B Tol Jogja-Solo di Sleman Sentuh 79,5 Persen, Proyek Jalur Gamping Segera Dimulai
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu