Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:55 WIB
Jumpa pers terkait tiga pameran berskala internasional di Jogja, Jumat (27/3/2025). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Disperindag DIY menekankan IKM harus memperkuat standar mutu dan estetika kemasan guna menghadapi tren pasar global.
  • Tiga pameran internasional akan digelar serentak di JEC pada 8-11 April 2026 untuk solusi mutu dan pemasaran.
  • Pameran ini bertujuan mengintegrasikan ekosistem manufaktur, memfasilitasi sertifikasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu CEO Krista Exhibitions Group, Daud D Salim, menambahkan bahwa pameran tahun ini melibatkan lebih dari 110 peserta dengan target membangun ekosistem manufaktur yang terintegrasi. 

Termasuk ada pula 30 UMKM, yang terlibat dalam rangkaian program unggulan yang dirancang untuk menginspirasi serta memperkuat ekosistem industri F&B.

Sinergi antara penyedia teknologi pengemasan, mesin olahan pangan, dan industri kreatif grafika diharapkan mampu memangkas kendala logistik dan stok bagi UMKM lokal.

Selain itu tiga pameran besar ini dirancang untuk memicu efek domino bagi ekonomi daerah.

"Kami tidak hanya menghadirkan pameran, tetapi membangun ekosistem yang memungkinkan para pelaku industri untuk berkolaborasi, berinovasi, dan bertumbuh," kata Daud D. Salim.

Berbagai kegiatan mulai dari Cooking & Baking Demo, kompetisi kopi baik teknik brewing, latte art hingga roasting bakal kembali digelar. 

Dari sektor teh, Dewan Teh Indonesia menggelar Tea Talks dan Tea Class. Kegiatan ini sebagai wadah edukasi bagi peserta yang ingin memperdalam pengetahuan seputar racikan teh, teknik penyeduhan, dan pengembangan perisa teh secara aman dan berkualitas.

Load More