- Fakultas Teknik UGM menetapkan biaya kuliah S1 tahun 2025/2026 berdasarkan jalur masuk, program studi, dan kemampuan ekonomi mahasiswa.
- Jalur Mandiri memiliki beban biaya tertinggi karena mewajibkan pembayaran UKT besar serta Iuran Pengembangan Institusi hingga Rp30 juta.
- UGM menyediakan skema subsidi UKT bagi mahasiswa kurang mampu untuk memastikan keadilan akses pendidikan di jenjang S1.
Bagi calon mahasiswa yang masuk melalui jalur Mandiri (PBU/CBT), biaya yang harus disiapkan jauh lebih besar. Selain UKT yang diperkirakan berkisar antara Rp 7,5 juta hingga Rp 17,5 juta per semester, mahasiswa juga dikenakan IPI (Iuran Pengembangan Institusi). IPI ini menjadi pembeda utama dibanding jalur SNBP dan SNBT.
5. IPI Bisa Tembus Rp 30 Juta Sekali Bayar
IPI atau uang pangkal untuk jalur Mandiri di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Biaya ini hanya dibayarkan satu kali di awal perkuliahan, namun tetap menjadi beban besar bagi sebagian calon mahasiswa. Karena itu, jalur Mandiri umumnya dipilih oleh mereka yang siap secara finansial.
6. Ada Skema Subsidi untuk Mahasiswa Tertentu
Meski terlihat mahal, UGM tetap menyediakan skema subsidi melalui UKT Pendidikan Unggul. Skema ini memungkinkan mahasiswa dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas mendapatkan keringanan biaya.
Penentuan kelompok UKT dilakukan melalui verifikasi data ekonomi, sehingga sistem ini dinilai lebih adil.
7. Pascasarjana Bisa Jauh Lebih Mahal
Tidak hanya program S1, biaya untuk jenjang pascasarjana juga tergolong tinggi. Sebagai contoh, program Doktor Teknik Geologi di Universitas Gadjah Mada memiliki UKT berkisar antara Rp 19 juta hingga Rp 37 juta per semester.
Hal ini sejalan dengan kebutuhan riset dan fasilitas yang lebih kompleks di tingkat doktoral.
Baca Juga: Diteror Isu LGBT hingga Ancaman Penculikan, Ketua BEM UGM Buka-bukaan: Ibu Saya Sampai Ketakutan!
Biaya kuliah Fakultas Teknik UGM 2026 sangat bervariasi tergantung jalur masuk, program studi, dan kemampuan ekonomi mahasiswa. Jalur SNBP dan SNBT relatif lebih terjangkau karena tanpa IPI, sementara jalur Mandiri menjadi yang paling mahal.
Dengan rentang biaya yang cukup lebar, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan jalur masuk sekaligus kesiapan finansial sejak awal. Meski demikian, adanya skema subsidi UKT tetap membuka peluang bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang ekonomi.
Catatan: Seluruh biaya di atas merupakan estimasi tahun akademik 2025/2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan resmi kampus.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo
-
Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi
-
Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius