- Polresta Yogyakarta mengungkap kasus kekerasan sistematis terhadap puluhan balita di Daycare Little Aresha, Sorosutan, yang beroperasi tanpa izin resmi.
- Sebanyak 13 tersangka ditetapkan polisi karena terbukti melakukan penyiksaan fisik, pengikatan, hingga penelantaran terhadap 53 anak korban.
- Penggerebekan pada Jumat, 24 April 2026, menemukan praktik pengasuhan tidak manusiawi yang menyebabkan trauma mendalam dan gangguan kesehatan anak.
Penyelidikan Polresta Yogyakarta semakin membuka tabir kelam tempat ini. Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, setelah menetapkan 13 orang tersangka—termasuk kepala yayasan dan pengasuh—mengonfirmasi temuan mengerikan tersebut.
Dari 103 anak yang pernah dititipkan, sebanyak 53 anak terverifikasi mengalami dugaan kekerasan. Polisi menemukan praktik pengasuhan yang jauh dari kata layak. Anak-anak dibiarkan muntah tanpa dibersihkan, diikat kaki dan tangannya agar tidak rewel, dan ditempatkan dalam kondisi berdesakan.
"Jadi ada tiga kamar ukuran sekitar 3x3 meter persegi, tetapi diisi 20 anak untuk satu kamar. Ini sudah mengarah pada tindakan diskriminatif," jelas Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Rizky Adrian, menggambarkan situasi yang menyesakkan dada.
Kini, para orang tua tak hanya berjuang menuntut keadilan hukum agar para pelaku dihukum seberat-beratnya, tetapi juga menghadapi tugas berat memulihkan trauma mendalam yang dialami anak-anak mereka.
Fakta bahwa daycare tersebut ternyata beroperasi tanpa izin resmi semakin menambah luka, menunjukkan betapa lemahnya pengawasan terhadap tempat yang seharusnya menjadi pelindung bagi generasi penerus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan