- Terjadi dugaan kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak Little Aresha, Kota Yogyakarta, yang memicu keprihatinan banyak pihak.
- Pemerhati anak Nofrizal Sayuti menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua dalam memeriksa legalitas dan kompetensi pengasuh di lembaga daycare.
- Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut sebagai bentuk kejahatan luar biasa.
Nofrizal menambahkan, pengawasan terhadap lembaga pengasuhan anak harus diperkuat. Dengan demikian kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
"Perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak, karena dampaknya bisa berlangsung sangat panjang bagi kehidupan mereka," ungkapnya.
Secara terpisah Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mendukung langkah penegakkan hukum oleh kepolisian dalam kasus dugaan kekerasan pada anak-anak di Little Aresha Yogyakarta.
"Kasus ini harus tuntas, proses hukumnya. Kita desak aparat penegak hukum ungkap tuntas kasus ini. Hukum berat dalang dan para pelaku kejahatan dan kekerasan terhadap anak ini. Kekerasan pada anak dan balita adalah kejahatan luar biasa," ungkapnya.
Eko menyatakan kekerasan yang terjadi pada anak anak di Little Aresha jelas melanggar hak anak dan balita untuk bertumbuh kembang dengan baik. Padahal anak-anak harus mendapatkan perlindungan secara sungguh sungguh.
"Mensikapi perkembangan kasus ini, Komisi A berencana gelar rapat koordinasi dengan instansi terkait minggu ini, secepatnya," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul
-
8 Orang Diperiksa dalam Kasus Dugaan Malapraktik, Dua Dokter RSUD Prambanan Dimintai Keterangan
-
Shafiyah Journey & Expo 2026 Bakal Hadir di Jogja: Jadi Ruang Terpadu Gaya Hidup Islami