- Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengecam keras kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
- Pihak kepolisian telah menetapkan 13 tersangka dan tengah memproses hukum kasus kekerasan yang menimpa puluhan anak tersebut.
- Pemda DIY memastikan pendampingan korban serta berencana memperketat pengawasan operasional tempat penitipan anak secara lintas sektor ke depan.
Made menambahkan, kejadian tersebut juga menjadi peringatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap tempat penitipan anak. Ia menilai pengawasan harus dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai instansi terkait.
"Ke depan kita juga harus berpikir bagaimana melakukan pengawasan. Ini kan kolaborasi lintas sektor, ada dari pendidikan, kemudian dari dinas DP3AP2, dan dinas-dinas lain yang terkait," katanya.
Terkait perizinan, mekanisme perizinan daycare pada dasarnya berada di tingkat pemerintah kota atau kabupaten. Karena itu, pengawasan terhadap operasional tempat penitipan anak juga harus melibatkan dinas pendidikan serta dinas perizinan.
"Pengawasannya juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, kemudian dari sisi perizinan melihat seperti apa izin usahanya, serta kualifikasi tenaga pengasuh," jelasnya.
Made menyebut, usaha penitipan anak tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan bisnis semata. Pengelola harus memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan dan kesejahteraan anak-anak yang dititipkan.
Untuk itu Pemda DIY membuka kemungkinan untuk memperketat sistem pengawasan terhadap daycare di wilayahnya. Selain itu, pemerintah kabupaten/kota di DIY didorong untuk memiliki sistem pengawasan yang lebih terstruktur agar kasus serupa tidak terulang.
"Jangan sampai hanya sekadar komersialisasi seperti ini. Tetapi harus ada tanggung jawab dan kepercayaan terhadap usaha-usaha seperti itu. Karena yang kita bicarakan ini adalah anak-anak. Mudah-mudahan ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara