- Ahmadiyah peringati usia 100 tahun di Indonesia lewat buku kesaksian tokoh lintas agama.
- Tuduhan kitab suci baru dan ritual haji di Parung dibantah tegas menggunakan logika.
- Jemaat membuktikan kesetiaan pada NKRI dengan prinsip damai tanpa membalas persekusi yang dialami.
Pemaparan mendalam datang dari narasumber kredibel lintas universitas besar. Tokoh sekaliber Prof. Alimatul Qibtiyah dari UIN Sunan Kalijaga dan Dr. Zainal Abidin Bagir dari UGM turut menyumbangkan pandangan mereka.
Resiliensi Damai Tanpa Balas Dendam
Meski sering mengalami diskriminasi hingga perusakan fasilitas ibadah, mereka pantang membalas dendam. Sikap elegan ini berakar kuat dari semboyan universal mereka.
"Pada saat persekusi hebat itulah sang Khalifah menegaskan motto ini. Maknanya adalah: kekerasan tidak boleh dibalas dengan kekerasan," tambah Amir Nasional JAI.
Komitmen tanpa kekerasan ini terus dipegang teguh demi menjaga kondusivitas. Mereka membuktikan bahwa ajaran Islam bisa ditegakkan lewat cinta kasih, bukan amarah.
Bukti Kesetiaan Tanpa Syarat pada NKRI
Komunitas ini memberikan jaminan bahwa mereka tidak memiliki agenda terselubung. Mereka adalah organisasi murni keagamaan yang tunduk pada hukum negara.
"Kami tidak memiliki interest (kepentingan) politik apa pun untuk menguasai teritori suatu daerah atau negara, dan kami tidak berniat mengubah ideologi negara. Kami taat sepenuhnya kepada pemerintah yang sah."
Sebagai bukti nyata cinta Tanah Air, anggota jemaat dilarang keras turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Menjaga ketertiban umum dan tidak menghujat pemerintah adalah bagian dari manifestasi iman mereka.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG: Akhir Pekan di Jogja Berpotensi Hujan Badai Petir dan Angin Kencang
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi
-
Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta