- Komisi Informasi Daerah DIY mencatat 41 sengketa informasi pertanahan selama periode 2024 hingga Mei 2026.
- Sengketa pertanahan mendominasi hingga 70 persen total perkara karena adanya penolakan data oleh badan publik.
- Masyarakat memanfaatkan keterbukaan informasi untuk menelusuri status kepemilikan tanah dan mengungkap dugaan praktik mafia tanah.
Meski demikian, jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan sengketa pertanahan yang mendominasi hingga sekitar 70 persen perkara.
Erniati menilai maraknya permohonan informasi terkait pertanahan juga menunjukkan masyarakat mulai memanfaatkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik sebagai instrumen kontrol terhadap pengelolaan aset dan tanah.
Langkah ini penting untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan. Selain itu membuka kemungkinan pengungkapan praktik-praktik yang merugikan masyarakat, termasuk dugaan mafia tanah.
Ia berharap mekanisme keterbukaan informasi publik dapat menjadi sarana penyelesaian konflik secara transparan sekaligus meningkatkan akuntabilitas badan publik dalam pengelolaan data pertanahan di DIY.
"Komisi Informasi Daerah sebagai lembaga mandiri harus bersikap netral. Kami tidak memihak kepada pemohon maupun termohon, tetapi memastikan apakah informasi tersebut memang terbuka atau termasuk yang dikecualikan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda