Barang bukti tembakau gorila dan narkotika lain di BNNP DIY, Rabu (20/5/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
- BNNP DIY menangkap mahasiswa berinisial MIJS di Bantul atas tuduhan memproduksi dan mengedarkan tembakau gorila selama dua tahun.
- Tersangka meracik tembakau sintetis sendiri di rumah dan menjual produk tersebut melalui media sosial serta berbagai situs web.
- Petugas menyita barang bukti narkotika sintetis beserta peralatan produksi setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi.
“Ada narkotika yang dibungkus speaker untuk menyamarkan jual beli online,” kata Faried.
Menurutnya, pola peredaran narkotika kini semakin mengkhawatirkan karena memanfaatkan media sosial dan transaksi tersembunyi yang sulit terdeteksi.
Karena itu masyarakat diminta lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, terutama yang melibatkan generasi muda.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Drama Narkotika Lintas Provinsi di Sleman: Dari Bus Malam, Reuni Lapas, hingga Pil 'Y' Ribuan Butir
-
BNNP DIY Tes Urine Supir Bus Saat Nataru, Satu Orang Positif Benzodiazephine
-
BNNP DIY Ungkap 15 Kasus Narkoba di Jogja, Amankan 1,76 Kg Sabu dan 0,99 Kg Ganja
-
BNNP DIY Ungkap Kasus Peredaran Sabu, 60 Paket Seberat 80,9 Gram Barang Bukti Diamankan
-
4 Kuliner Favorit Mahasiswa Jogja yang Pas di Kantong
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar