- Sebanyak 57 biksu mancanegara melakukan perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace dari Bali menuju Candi Borobudur pada Mei 2026.
- Rombongan tiba di Yogyakarta pada 25 Mei 2026 dan disambut hangat oleh Gubernur DIY sebagai simbol perdamaian lintas agama.
- Kegiatan ini bertujuan menyebarkan pesan persaudaraan serta memperkuat semangat toleransi dan harmoni di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Sementara Sultan mengungkapkan kedatangan para bisku menjadi momentum peneguhan semangat toleransi dan harmoni antarumat beragama di DIY. Sultan pun menegaskan keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama.
"Indonesia Walk for Peace bukan sekadar perjalanan fisik. Ia adalah simbolisasi langkah maju, menuju masa depan bangsa yang harmonis dan bermartabat, melalui penyebaran energi positif dan harmoni antarumat beragama," ungkapnya.
Menurut Sultan, perjalanan para biksu mencerminkan refleksi perjalanan kehidupan sekaligus pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman. Semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut selaras dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Jalan damai tersebut menjadi bentuk nyata penyebaran pesan perdamaian dan persaudaraan lintas agama. Kehadiran rombongan biksu Yogyakarta dinilai sekaligus memperkuat citra DIY sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan kehidupan sosial yang harmonis.
"Keberagaman suku, agama, dan budaya adalah kekayaan yang menyatukan, bukan memisahkan bangsa," tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana