- Ahli waris almarhum Komaridin melaporkan dugaan mafia tanah ke Polda DIY terkait peralihan kepemilikan sertifikat secara sepihak.
- Peralihan hak atas dua bidang tanah di Sleman terjadi setelah sertifikat dijadikan agunan kredit oleh oknum berinisial PW.
- Polda DIY sedang menyelidiki kasus penipuan yang terungkap saat bank mengirimkan surat peringatan kepada pihak keluarga ahli waris.
Sementara satu bidang lainnya di Wedomartani seluas 274 meter persegi juga diduga telah diagunkan. Meski keluarga belum memperoleh informasi mengenai nilai pinjamannya.
Padahal kedua tanah tersebut hingga kini masih ditempati keluarga dan masing-masing berdiri rumah.
Setelah menghimpun keterangan para ahli waris dan dokumen yang dimiliki keluarga, PBKH menilai terdapat dugaan perbuatan melawan hukum terkait peralihan hak atas tanah tersebut. Kasus itu akhirnya dilaporkan ke Polda DIY pada 6 Juli 2026 dengan dugaan tindak pidana penipuan.
"Kami dengan tim ya di sini sudah melaporkan kasus ini di Polda DIY tertanggal 6 Juli 2026," tandasnya.
Selain menempuh proses pidana, PBKH berencana mengajukan permohonan pembukaan warkah ke Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman untuk menelusuri seluruh proses administrasi yang menyebabkan dua sertifikat hak milik atas nama almarhum Komaridin diduga beralih menjadi atas nama PW.
Terpisah, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih membenarkan bahwa sudah terdapat laporan terkait kasus tersebut.
"Benar kasus tersebut telah dibuatkan laporan polisi tanggal 6 Juli 2026 dan saat ini masih dalam proses lidik Ditreskrimum Polda DIY," kata Verena.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa UAD saat KKN Mencuat, Polresta Sleman Lakukan Penyelidikan
-
Berawal dari Dapur Rumah, Brownies Ketan Asal Sidoarjo Tembus Pasar Global