- Pemerintah menaikkan tarif naturalisasi WNA menjadi Rp75 juta mulai 1 Agustus 2026 melalui PP Nomor 30 Tahun 2026 untuk transformasi digital.
- Pakar hukum tata negara UMY King Faisal Sulaiman menilai kenaikan tarif tersebut berpotensi menghambat WNA berintegritas yang terkendala masalah ekonomi.
- King menyarankan pemerintah menerapkan tarif khusus atau keringanan bagi ilmuwan, atlet, dan WNA yang telah lama berkontribusi nyata bagi Indonesia.
Ia mengusulkan adanya skema tarif yang lebih proporsional atau pemberian keringanan bagi kelompok tertentu, seperti ilmuwan, tenaga ahli, atlet, individu berprestasi, maupun WNA yang telah lama memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
"Pemerintah perlu mempertimbangkan skema pengecualian atau keringanan berdasarkan kriteria yang jelas dan transparan. Dengan demikian, kepentingan penerimaan negara tetap berjalan tanpa mengesampingkan prinsip keadilan dan kesempatan yang setara," ujarnya.
Mulai 1 Agustus 2026, pemerintah resmi menaikkan tarif naturalisasi menjadi Rp75 juta melalui PP Nomor 30 Tahun 2026. Sebelumnya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjelaskan penyesuaian tarif dilakukan karena besaran biaya tersebut sudah lama tidak berubah dan dibutuhkan untuk mendukung transformasi digital serta pemeliharaan sistem pelayanan di lingkungan Kementerian Hukum.
Namun, kalangan akademisi mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berujung menjadikan kewarganegaraan sebagai hak yang hanya dapat dijangkau oleh mereka yang memiliki kemampuan ekonomi lebih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo
-
Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi