Ilustrasi AI yang dikembangkan oleh UMY. [Ist]
Baca 10 detik
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengembangkan lima prototipe kecerdasan buatan untuk membantu tenaga kesehatan mendeteksi berbagai penyakit.
- Profesor Slamet Riyadi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi internasional di Yogyakarta pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.
- Seluruh prototipe pendeteksi penyakit ini telah memperoleh hak cipta dan lulus uji laboratorium dengan tingkat akurasi tinggi.
Pengembangan ini menunjukkan semakin besarnya peran kecerdasan buatan dalam mendukung layanan kesehatan, terutama sebagai teknologi pendukung bagi tenaga medis untuk membantu proses deteksi dini berbagai penyakit sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur, tanpa menggeser peran profesional tenaga kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu
-
Hakim Periksa KTP Jokowi, Pekerjaannya Berbeda dengan yang Diucapkan
-
Jokowi Datang ke PN Jaktim, Ditemani Kahiyang dan Kaesang
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
Terkini
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya