Ilustrasi AI yang dikembangkan oleh UMY. [Ist]
Baca 10 detik
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengembangkan lima prototipe kecerdasan buatan untuk membantu tenaga kesehatan mendeteksi berbagai penyakit.
- Profesor Slamet Riyadi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi internasional di Yogyakarta pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.
- Seluruh prototipe pendeteksi penyakit ini telah memperoleh hak cipta dan lulus uji laboratorium dengan tingkat akurasi tinggi.
Pengembangan ini menunjukkan semakin besarnya peran kecerdasan buatan dalam mendukung layanan kesehatan, terutama sebagai teknologi pendukung bagi tenaga medis untuk membantu proses deteksi dini berbagai penyakit sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur, tanpa menggeser peran profesional tenaga kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi