Budi Arista Romadhoni
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB
Ilustrasi AI yang dikembangkan oleh UMY. [Ist]
Baca 10 detik
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengembangkan lima prototipe kecerdasan buatan untuk membantu tenaga kesehatan mendeteksi berbagai penyakit.
  • Profesor Slamet Riyadi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi internasional di Yogyakarta pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.
  • Seluruh prototipe pendeteksi penyakit ini telah memperoleh hak cipta dan lulus uji laboratorium dengan tingkat akurasi tinggi.

Pengembangan ini menunjukkan semakin besarnya peran kecerdasan buatan dalam mendukung layanan kesehatan, terutama sebagai teknologi pendukung bagi tenaga medis untuk membantu proses deteksi dini berbagai penyakit sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur, tanpa menggeser peran profesional tenaga kesehatan.

Load More