-
Disperindag Sleman menggelar program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman.
-
Pedagang Pasar Ngino didorong melek digitalisasi dan pembayaran QRIS.
-
Bappeda Sleman mewacanakan konsep pasar sore kuliner di Pasar Ngino.
Nur Fitri juga menyinggung keunggulan kekuatan branding kuliner khas yang mampu mendatangkan pembeli secara masif, seperti Jenang Upeh hingga Bebek Bacem di Pasar Ngino.
Melihat potensi tersebut, Bappeda membuka peluang untuk memperpanjang jam operasional pasar melalui konsep pasar sore.
"Pasar jangan berhenti di jam 2 siang. Kita dengan teman-teman dinas akan lihat, pasti kita akan cek segmennya cukup tidak, misalnya kita buat pasar sore yang khusus kuliner ikoniknya Ngino gitu. Kita akan buat kebiasaan bahwa nongkrong di pasar itu juga asik dan murah intinya," tuturnya.
Lebih jauh, keberadaan pasar tradisional dinilai memiliki peran strategis sebagai penstabil perekonomian daerah di tengah fluktuasi daya beli masyarakat.
"Kalau kami di Bappeda membuat desain-desain makronya. Menjaga daya beli pasar itu adalah penstabil inflasi sebenarnya. Inflasi itu bisa dijaga dengan adanya keberadaan pasar tradisional, karena ada proses tawar-menawar harga yang cocok," pungkasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pedagang, dan masyarakat lewat gerakan GEMPAR, Pasar Ngino diharapkan dapat terus berbenah menjadi pusat ekonomi lokal yang modern, inklusif, tanpa kehilangan daya tarik sosialnya.
Berita Terkait
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
3 Rekomendasi Sedan Bekas Modal Rp30 Jutaan, Tahun 2000-an: Nyaman, Irit, dan Anti Rewel!
-
3 Rekomendasi MPV Bekas Rp50 Jutaan, Siap Angkut Keluarga Besar dengan Nyaman Saat Mudik Lebaran!
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026
-
Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik