Diduga Lakukan Klitih, 2 Remaja di Sleman Ditangkap Warga

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Diduga Lakukan Klitih, 2 Remaja di Sleman Ditangkap Warga
Warga tangkap remaja di Sleman yang diduga lakukan klitih. - (Facebook/Adisucipto)

Salah satu dari mereka terduduk lemas dikerumuni dan diamuk warga.

SuaraJogja.id - Pelaku klitih dikabarkan kembali meneror Kabupaten Sleman. Namun, pelaku tak berhasil melarikan diri seperti di kejadian yang sudah-sudah.

Dibagikan pengguna akun Facebook Adisucipto, dua remaja yang melakukan aksi kejahatan di jalanan itu ditangkap beramai-ramai oleh warga.

Penangkapan, kata Adisucipto, berlokasi di Dusun Lojajar, Kelurahan Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman.

"Klitih kecekel [tertangkap] di Lojajar Sinduharjo Ngaglik Sleman... Salah masuk kandang singo lur," tulis Adisucipto, Rabu (4/12/2019).

Dalam unggahannya, Adisucipto menyertakan sejumlah foto dan video terkait penangkapan kedua remaja itu.

Meski disebut klitih, yaitu kekerasan tanpa motif yang jelas, tetapi beberapa warga di video juga mengira pelaku adalah begal, yang biasanya bermotif merampas harta benda korban.

Sebuah video menunjukkan salah satu dari mereka terduduk lemas dikerumuni dan diamuk warga. Terlihat ada darah di dekat matanya, dan ia terus-terusan minta ampun.

Sementara, di video yang lain, temannya ditanyai oleh warga, tetapi tidak memberi jawaban yang jelas dan mengakui sedang dalam kondisi mabuk.

Dalam video tersebut terdengar pula obrolan soal pedang yang tampaknya digunakan kedua pelaku untuk menyerang korban.

Pengunggah menyertakan pula foto KTP dan surat keterangan KTP sementara kedua pelaku. Satu di antaranya berinisal NP (23), warga Kelurahan Sardonoharjo, Ngaglik, sementara temannya FHA (20), warga Kelurahan Sindumartani, Ngaglik.

Belum ada informasi lebih lanjut tentang penanganan kedua pelaku dari pihak berwenang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS