SuaraJogja.id - Ani Maidarningsih (51) meyakini bahwa kerangka yang ditemukan di resapan septik tank di Bangunjiwo, Bantul adalah putrinya Ayu Selisa.
Ia bercerita, Ayu Selisa merupakan adik dari kembarannya Ayu Lelisa. Semenjak kehilangan kontak dengan Ayu Selisa, Ani sudah tiga kali membuat laporan kehilangan atas nama anaknya ke kepolisian.
"Jadi sudah tiga kali saya membuat laporan ke Polresta. Dari tahun 2013, 2014 dan 2015, hanya saja selama itu polisi belum bisa memberikan informasi," tambah dia.
Pihaknya juga sudah beberapa kali menanyakan keberadaan Seli ke pihak keluarga Edi Susanto.
Baca Juga:Dalang Muslim di Bantul Ini Pentaskan Yesus yang Bersahabat dengan Hewan
"Saya pernah menanyakan keberadaan dia (Seli) semenjak tak ada kabar. Tapi tanggapannya keluarga (Maluyo, Istri dan Edi) tak pernah jelas. Malah saya mendengar Seli pernah pergi ke Jakarta dengan uang Rp 300 ribu, yang sebesar itu mana cukup jika dia pergi selama ini," kata Ani sambil terisak.
Pihaknya cukup menyayangkan iktikad keluarga Maluyo yang tidak terbuka terkait keberadaan Seli yang hilang hampir 10 tahun. Selama tak diketahui keberadaan Seli, kata Ani pihak keluarga Edi tak pernah membantu mencari atau mengabari.
Disinggung apakah benar Edi Susanto dan Ayu Selisa telah bercerai, Ani membenarkan. Namun setelah kabar cerai tersebut beredar, Seli sudah tak diketahui keberadaanya.
"Jadi pada 2008 itu Seli masih sering bertemu saya dan kakaknya (Ayu Lelisa). Terakhir bertemu itu pada 22 Januari 2008 saat kami berkumpul pada kelahiran cucu kedua saya di Sewon (Bantul). Setelah itu kabarnya tak pernah diketahui," ungkapnya.
Sebelumnya, akhir pekan lalu warga Bangunjiwo digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di resapan septik tank yang terletak di rumah Maluyo. Dari hasil temuan di lapangan, keluarga meyakini penemuan kerangka di resapan septik tank di Bangunjiwo merupakan Seli alias Ayu Selisa yang tak lain menantu dari Maluyo pemilik rumah tempat ditemukannya kerangka tersebut.
Baca Juga:Ponpes Kalijaga Bantul Ucapkan Selamat Natal ke Seluruh Umat yang Rayakan