Netizen Salahkan Pemerintah Soal Banjir, Dosen UGM Ini Beri Respon Pedas

Galih Priatmojo
Netizen Salahkan Pemerintah Soal Banjir, Dosen UGM Ini Beri Respon Pedas
Petugas mengatur kendaraan yang melintasi genangan air ketika banjir merendam jalan Tol Cikampek di sekitar Jati Bening, Bekasi, Rabu (01/01/2020). Hujan lebat yang mengguyur Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak malam hari menyebabkan sejumlah tempat di wilayah itu terendam air. ANTARA FOTO/Saptono

Sejumlah netizen saling menyalahkan pemerintah soal banjir di Jakarta.

SuaraJogja.id - Hujan dengan intensitas tinggi pada malam pergantian tahun 2020 kemarin membuat debit air meningkat hingga mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Jakarta.

Beragam respon pun bermunculan di jejaring sosial media terkait banjir yang dikabarkan parah tersebut.

Beberapa di antara komentar yang bersliweran menghujat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hingga Presiden Jokowi yang dianggap tak becus mengatasi permasalahan kronis tiap musim hujan di Jakarta tersebut.

Meski begitu ada pula sejumlah netizen yang punya pandangan lain bahwa banjir tak hanya merupakan kesalahan pemerintah semata. Ini seperti yang dibagikan akun @picoez.

Akun yang belakangan diketahui milik salah seorang profesor dari UGM tersebut berkicau bahwa banjir yang terjadi di Jakarta dan beberapa wilayah lain di Indonesia tak bisa hanya menyalahkan pihak pemerintah.

Lebih jauh sosok bernama Agus Affianto ini bahkan mengajak agar siapapun untuk sadar diri bahwa bencana banjir lebih diakibatkan oleh kesalahan manusia.

"Banjir itu merupakan akibat dari kesalahan manusia semua termasuk aku, kalian semua bukan hanya salah pemerintah saja. Bukan cuma Anies, bukan cuma Jokowi bukan juga cuma Donald Trump," tulisnya dalam bahasa Jawa.

Kicauan Dosen Fakultas Kehutanan UGM ini pun disambut beragam komentar. Salah satunya oleh salah satu tokoh Islam, Ulil Abshar Abdalla.

"Tenang prof pancen do edyan kabeh wong2 kuwi (tenang prof memang pada gila semua orang-orang itu)," kicaunya.

"Sabar prof siapapun pemimpinnya hujan tetap ada banjir tetap mengancam. Tapi semua dikasih wewenang sama oleh rakyat. Bedanya ada orang yang pandai untuk menghadapi banjir ada juga yang oon untuk bisa atasi banjir, masa gitus aja ga tahu," kata aku @ovick2000.

Sebagai informasi, hingga Kamis (2/1/2020) berdasarkan laporan dari Twitter @TMCPoldaMetro, banjir di sejumlah wilayah di Jakarta masih urung surut. Beberapa di antaranya yakni Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading dan kawasan Kelurahan Kebon Baru, Jakarta Selatan.

Selain di Jakarta, banjir juga melanda sejumlah titik di Tangerang, Bekasi dan Lebak.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS