Puskesmas Temon II Kulon Progo Sepi Pasien Setelah YIA Dibangun

Keluhan ini kemudian ditanggapi Ketua Komisi IV Istana.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 07 Januari 2020 | 09:11 WIB
Puskesmas Temon II Kulon Progo Sepi Pasien Setelah YIA Dibangun
[Ilustrasi] Puskesmas Kebun Kelapa Matraman, Jakarta, Jumat (8/5).

SuaraJogja.id - Sejak dibangunnya Yogyakarta Intenational Airport (YIA), Puskesmas Temon II Kabupaten Kulon Progo dikabarkan sepi kunjungan pasien.

Menurut Kepala Puskesmas Temon II dr Isti Alfradiantina, lokasi baru puskesmas ini memiliki akses jalan yang sulit dan tidak strategis setelah dilakukan relokasi dari Jalan Raya Wates-Purworejo km 15, Desa Temon Kulon, Kecamatan Temon ke Desa Palihan, Kecamatan Temon pada pertengahan 2018.

Pernyataan ini disampaikan Isti kepada Komisi IV DPRD Kulon Progo yang tengah melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas kesehatan itu pada Senin (6/1/2019) siang.

"Dari kunjungan Komisi IV tadi jadi kesempatan kami menyampaikan 'curahan hati' kami di Puskesmas Temon II. Saat ditanya keterbatasannya apa, kami jawab prioritas kami saat ini akses jalan," kata Isti, dikutip dari HarianJogja.com -- jaringan Suara.com.

Baca Juga:Berita Duka, Ibunda Vino G Bastian Meninggal Dunia

Sejak November 2017, pelayanan Puskesmas Temon II, yang tadinya berada di pinggir Jalan Raya Wates-Purworejo harus dipindah karena bangunan dan lahannya berada di kawasan izin penetapan lokasi YIA. Puskesmas itu pun saat ini berlokasi tidak di tepi jalan raya.

Isti menuturkan, sejak saat itu ada penurunan jumlah pasien. Ia menduga, pasien pindah berobat ke Puskesmas Temon I, yang terletak di pinggir Jalan Raya Wates-Purworejo.

"Mereka [dewan] mau mempelajari, apakah akses jalan bisa dibuka lurus langsung dari Puskesmas ke jalan raya," ujar Isti.

Keluhan ini kemudian ditanggapi Ketua Komisi IV Istana. Ia yang setuju jika Puskesmas Temon II bisa lebih terlihat dari jalan raya.

"Puskesmas ini merupakan fasilitas kesehatan pertama di perbatasan Kulonprogo-Purworejo, jadi harus dimaksimalkan," tutur Istana.

Baca Juga:Kapolri Pimpin Sertijab, Komjen Gatot Eddy Dilantik Jadi Wakapolri

Istana pun mengapresiasi kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Temon II dalam sidak siang itu. Menurutnya mereka dapat beradaptasi dengan cepat setelah satu tahun direlokasi. Meski begitu, ia memaklumi keluhan kepala puskesmas terkait akses jalan.

"Dari Bu Kepala disebutkan ada penurunan pasien yang dulu 100 orang sehari, sekarang 70 pasien sehari. Hal ini karena puskesmas ini melayani tujuh desa, tetapi lokasi empat desa di antaranya itu terletak di utara Jalan Raya Wates-Purworejo, sementara lokasi puskesmas di selatan jalan. Rata-rata pasiennya orang sepuh, jadi semakin sulit," jelas Istana.

Untuk itu, Komisi IV akan berupaya menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan komisi lain terutama yang membidangi pembangunan. Istana menambahkan, pihaknya akan mengkomunikasikan masalah ini dengan badan eksekutif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak