Rumah Warga Jlagran Terdampak Longsor, Begini Penangan Utama dari BPBD

Warga berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi longsor.

M Nurhadi | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 12 Maret 2020 | 13:57 WIB
Rumah Warga Jlagran Terdampak Longsor, Begini Penangan Utama dari BPBD
Sejumlah tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri dan potensi bencana membersihkan puing-puing rumah warga Jlagran yang longsor di Kelurahan Pringgokusuman, Gedongtengan, Yogyakarta, Kamis (12/3/2020). [Suarajogja.id / M Ilham Baktora]

Ditanyai soal adakah pembangunan talud yang dinilai sangat perlu dilakukan, Tauhid menjelaskan hal itu menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dan juga BBWS-SO.

"Kewenangannya berada di pemerintah pusat. Mungkin untuk pembangunan talut sendiri dari pihak Balai Besar (BBWS-SO)," jelas Tauhid.

Pemilik rumah, Yohanes Didik Umboro berharap pemerintah segera melakukan pembenahan. Mengingat, lokasi yang cukup memprihatinkan dan berpotensi adanya longsor susulan.

"Saya berharap segera ada tindakan (dari Pemerintah), saya sudah 30 tahun tinggal di rumah ini dan kejadian longsor ini baru sekali terjadi," ujar Umboro.

Baca Juga:Hollaback Jakarta, 'Ruang Aman' Lawan Pelecehan Seksual

Rumah Umboro terletak di sisi barat aliran sungai Winongo. Tepatnya berada sekitar satu meter dari bibir sungai. Longsornya talud sungai Winongo pada Rabu (11/3/2020) merusak kamar tidur, dapur dan kamar mandi milik dia.

Sebelumnya, diberitakan sebuah rumah warga Jlagran ambles akibat talud longsor yang terjadi di Kampung Jlagran RT 2/ RW 08, Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta, Rabu (11/3/2020).

Meski tak ada korban jiwa, satu buah kasur dan sepeda ikut terperosok akibat longsoran yang terjadi. Hingga kini, BPBD bersama TNI dan Polri tengah berusaha membersihkan puing dan menutup terpal bekas longsoran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak