Talut di Prambanan Longsor Akibat Hujan Deras Semalaman

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Talut di Prambanan Longsor Akibat Hujan Deras Semalaman
[Ilustrasi] Sejumlah warga mengecek keadaan talut longsor sepanjang 6 meter di Kampung Serangan, Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta, Kamis (16/1/2020). - (Suara.com/Baktora)

Longsor membawa material tanah dengan volume 5 x 6 meter.

SuaraJogja.id - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sleman dan wilayah Yogyakarta lainnya sejak Rabu (4/3/2020) sore hingga malam menyebabkan talut di Dusun Punthuk dan Gayam, Desa Gayamharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, longsor, Kamis (5/3/2020).

Ketua FPRB Bandung Bondowoso Prawoto menjelaskan, longsor yang membawa material tanah dengan volume 5 x 6 meter tersebut terjadi pada Kamis pagi, sekira pukul 05.30 WIB dan dilaporkan ke timnya pada 06.00 WIB.

"Longsor berdampak pada rumah Paiyem, di dalamnya ada empat jiwa," kata dia pada SuaraJogja.id lewat percakapan WhatsApp, Kamis pagi.

Longsor diketahui kali pertama kala pemilik rumah mendengar suara sesuatu yang mengenai tembok rumah pada pukul 05.30 WIB.

"Setelah dilihat ke luar, ternyata tanah longsor menimpa tembok rumah," ujarnya.

Parwoto menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga dan relawan pun langsung membantu membersihkan rumah dan penanganan lain yang dibutuhkan.

Kontributor : Uli Febriarni

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS