alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Ojol Perempuan Syok Ditransfer Rp 1 Juta dari Pelanggan Ketiduran

Rendy Adrikni Sadikin Selasa, 14 April 2020 | 07:31 WIB

Viral Ojol Perempuan Syok Ditransfer Rp 1 Juta dari Pelanggan Ketiduran
Ilustrasi ojek online. (mobimoto.com)

Uang itu ditransfer bukan tanpa alasan.

SuaraJogja.id - Seorang pengemudi ojek online perempuan bernama Aprillya syok tiba-tiba ditransfer uang Rp 1 juta dari pelanggannya yang ketiduran.

Seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa (14/4/2020), cerita Aprillya, pengemudi ojol di Yogyakarta tersebut viral di media sosial, terutama Twitter.

Uang itu ditransfer bukan tanpa alasan. Uang itu diberikan untuk mengganti pesanan konsumen senilai Rp 51 ribu. Soalnya, pelanggan tertidur saat Aprillya mengantarkan pesanan ke rumah.

Buntutnya, gara-gara pelanggan ketiduran, Aprillya memberikan pesanan itu kepada petugas keamanan di kompleks perumahan pelanggan.

Baca Juga: Demi Tetap Bisa Cari Nafkah, Ojol Siap Patuhi Permenhub Nomor 18

Mulanya, saat lewat tengah malam, Aprillya mendapatkan pesanan ketika mangkal di wilayah Jalan Kaliurang. Sekitar jam 01.12, dia mendapat orderan di sebuah kedai kopi.

"Aku nggak sengaja SS (Screen Shot--RED) capture ini, karena lokasinya kaya aku kenal banget. Nah, rating CS-nya kan meyakinkan (bintang 5), aku segera beli pesanannya di resto tersebut," tulis Aprillya di akun Twitter miliknya.

Melansir dari Terkini.id, Aprillya mengatakan pesanan itu atas nama Rachel. Tadinya, pelanggan mau membalas chat di aplikasi.

Namun, saat Aprillya tiba di lokasi pengantaran, pelanggan tersebut tidak membalas chat aplikasinya. Aprillya pun cuma menunggu di luar pos keamanan di kompleks perumahan itu.

Aprillya mengaku sudah berulang kali menghubungi pelanggan. Namun, tak kunjung ada jawaban dari pelanggan.

Baca Juga: Ahok Kasih Diskon BBM Non-Subsidi untuk Ojol, Begini Cara Mendapatkannya

Setelah menunggu 2 jam, April kemudian memberikan pesanan pelanggannya tersebut senilai Rp 51 ribu kepada petugas sekuriti kompleks.

Baca Juga

Berita Terkait