Fasilitas di Bantul Dinilai Efektif Tekan Penyebaran Virus Corona

Menurut Helmi, fasilitasi di Bantul dalam upaya penanganan COVID-19 sudah efektif menekan penyebarannya.

M Nurhadi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 06:47 WIB
Fasilitas di Bantul Dinilai Efektif Tekan Penyebaran Virus Corona
Rumah Sakit lapangan khusus COVID-19 di Bambanglipuro, Bantul, Senin (13/4/2020). [Suarajogja.id / Mutiara Rizka]

SuaraJogja.id - Guna mencegah penyebaran penularan virus COVID-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul telah melengkapi sejumlah fasilitas umum di wilayah setempat dengan berbagai kelengkapan.

"Gugus tugas juga memfasilitasi upaya untuk penanganan COVID-19 di berbagai fasilitas umum seperti perkantoran, pasar dan fasilitas umum lainnya untuk memberi kenyamanan bagi warga masyarakat," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Helmi Jamharis, Kamis (28/5/2020).

Helmi menyebutkan, fasilitasi penanganan COVID-19 diantaranya seperti melaksanakan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai stakeholder dan instansi terkait di lingkungan yang tersebar di 933 pedukuhan dan juga seluruh fasilitas umum yang ada di Bantul.

D yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul menambahkan, saat ini pemerintah daerah juga telah membentuk Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) dengan memanfaatkan gedung bekas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bambanglipuro.

Baca Juga:Ahli: Jarak 2 Meter Tak Cukup Aman untuk Hindari Penularan Covid-19

"Dengan keberanian Pemkab Bantul membuat RSLKC memiliki pemanfaatan yang luar bisa, sehingga pelayanan kepada masyarakat di bidang penanganan COVID-19 dapat berjalan dengan baik dan efektif, karena dapat menjadi bakcup bagi rumah sakit rujukan COVID-19 di Bantul pada khususnya," ungkap Helmi, melansir Antara.

Tak hanya itu, dengan berbagai fasilitasi dalam upaya penanganan COVID-19 tersebut, menurutnya sudah efektif menekan penyebaran corona. Pihaknya menyebut, ada tren penurunan kasus Covid-19 di wilayahnya setelah angka pasien positif yang dirawat mengalami puncak beberapa hari sebelumnya.

Ia mengatakan, jumlah pasien positif yang dirawat beberapa waktu lalu mencapai 35 orang. Meski begitu, jumlahnya terus mengalami penurunan jumlah karena dinyatakan sembuh, bahkan kekinian jumlah pasien rawat inap tersisa 17 orang.

"Paling tidak itu menunjukkan tren positif terhadap kinerja rumah sakit rujukan termasuk RSLKC yang dapat memberikan pengobatan dan pelayanan sebaik-baiknya. Kami akan selalu memberikan fasilitasi yang memadai sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," katanya.

Baca Juga:Lee Dong Gun Cerai Punya Seorang Putri, Ini 4 Dampak Perceraian Pada Anak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak