Jelang New Normal, Pelaku Usaha di Malioboro Perketat Protokol Kesehatan

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta selama situasi seperti ini, pedagang terutama PKL bisa mengurangi kapasitas barangnya yang dijual.

Chandra Iswinarno | Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 06 Juni 2020 | 01:52 WIB
Jelang New Normal, Pelaku Usaha di Malioboro Perketat Protokol Kesehatan
Sejumlah pelanggan melintasi kios pakaian yang mulai dibuka di Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (5/6/2020). [Suara.com/Baktora]

SuaraJogja.id - Jelang penerapan New Normal atau kenormalan baru yang digaungkan pemerintah pusat, sejumlah pedagang kios dan pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro, Yogyakarta melengkapi kiosnya dengan memasang tempat cuci tangan kepada pelanggan.

Seorang pedagang pakaian di kios sisi barat Malioboro Nurma Hidayati (21) menjelaskan, sejak Wabah Corona muncul di Yogyakarta, dia terus mengikuti aturan protokol pencegahan virus.

"Kami memahami jika berjualan di destinasi wisata seperti ini akan banyak wisatawan yang datang ketika pariwisata dibuka kembali. Maka jauh-jauh hari saya menyediakan wastafel, hand sanitizer dan juga mewajibkan pembeli menggunakan masker," kata Nurma saat ditemui Jumat (5/6/2020).

Ia menjelaskan, pihak gugus tugas Covid-19 seperti TNI-Polri dan Satpol PP kerap beroperasi mendisiplinkan warga yang ada di kawasan Malioboro.

Baca Juga:PKL Malioboro Buka Lagi di Tengah Pandemi, Sehari Cuma Dapat Rp5 ribu

"Kami juga berusaha mengikuti imbauan mereka. Memang menuju New Normal ini masyarakat harus lebih disiplin. Saya juga berusaha membuat jarak aman di toko ini," ungkapnya.

Meski begitu, dia tak menampik jika nanti Malioboro kembali ramai, tokonya akan dikunjungi banyak pembeli. Tetapi, ia berusaha untuk tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

"Ketika ramai pembeli pasti berjubel ya. Kami juga berusaha membuat jarak agar tidak saling bersentuhan. Yang jelas kami berusaha semampunya dahulu," kata dia.

Sementara itu, pedagang pakaian lainnya di Malioboro Trisulastri (31) mengaku, tidak ada peningkatan pembeli meski wacana New Normal akan diberlakukan di Yogyakarta.

"Belum banyak wisatawan yang datang ke sini. Jika ada masyarakat yang datang hanya lokal saja, itupun bukan membeli hanya melihat-lihat," kata dia.

Baca Juga:Dukung Physical Distancing, Bangku di Malioboro Dipasangi Tali Rafia

Dikatakannya, pedagang kios dan PKL mulai berjualan sejak bulan Ramadan berakhir. Berangsur-angsur terlihat banyak pedagang memenuhi lokasi wisata Malioboro.

"Beberapa ada yang hanya menata lapaknya sekedar untuk mengecek barang. Ada juga yang sekalian berjualan tapi melihat dari kondisi saat ini belum banyak wisatawan yang datang. Jadi kami hanya membuka dagangan karena bosan juga di rumah terus," kata Tri.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pedagang di Malioboro untuk menerapkan protokol baru yang akan diterapkan.

"Kami rela berdiskusi dengan rekan-rekan PKL Malioboro. Pertemuan sudah dilakukan beberapa kali membahas new normal yang akan diterapkan di sini (Malioboro)," ungkap Heroe ditemui wartawan, Kamis (4/6/2020).

Pihaknya tak melarang pedagang berjualan di tengah pandemi. Namun karena tidak ada pembeli, pedagang memilih tak berjualan dan menutup lapaknya sendiri.

"Sebenarnya kami tak menutup atau melarang. Tapi pedagang sendiri yang menutup karena tidak ada pembeli," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak