Malioboro Ditutup untuk Kendaraan Bermotor Jumat Besok

Pemkot Jogja mengungkapkan, skema penutupan jalan sebagai uji coba semipedestrian ini sama dengan saat Selasa Wagen.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 06 Februari 2020 | 10:32 WIB
Malioboro Ditutup untuk Kendaraan Bermotor Jumat Besok
Sejumlah warga dan pengunjung bersepeda di Jalan Malioboro yang sedang diujicobakan sebagai kawasan semi-pedestrian, Selasa (19/11/2019). - (SUARA/Baktora)

SuaraJogja.id - Meski bukan Selasa Wage, Jalan Malioboro akan ditutup bagi kendaraan bermotor pada Jumat (7/2/2020) besok. Penutupan jalan ini tak lain merupakan bagian dari uji coba semipedestrian Malioboro.

Menurut keterangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, uji coba di luar Selasa Wage ini akan mulai digelar kembali pada Jumat pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB. Hanya Trans Jogja kendaraan bermotor yang boleh melintas Jumat besok.

Pemkot Jogja mengungkapkan, skema penutupan jalan sebagai uji coba semipedestrian ini sama dengan saat Selasa Wagen.

Malioboro ditutup di luar Selasa Wage - (Twitter/@PemkotJogja)
Malioboro ditutup di luar Selasa Wage - (Twitter/@PemkotJogja)

"Sirip-sirip jalan di Malioboro dibuat dua arah kecuali untuk Jalan Suryatmajan dan Pajeksan," cuit @PemkotJogja, Kamis (6/2/2020).

Baca Juga:Jadi Wartawan Bola, Adipati Dolken Ngeluh Kelelahan

Namun, ada satu hal yang membedakan penutupan Jalan Malioboro Jumat besok dengan Selasa Wagen, yaitu pedagang kaki lima (PKL) dan hiburan keseniannya.

"Berbeda dengan pelaksanaan Selasa Wagen, pada Jumat besok, PKL tetap diperbolehkan berjualan dan tidak ada gelaran hiburan kesenian," jelas Pemkot Jogja.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda DIY telah mencanangkan kawasan bebas kendaraan bermotor di Jalan Malioboro untuk 2020. Namun, rencana tersebut kemungkinan besar belum dapat direalisasikan segera lantaran masih ada sejumlah kendala di lapangan, seperti kantong parkir dan akses bagi palaku usaha.

Di samping itu, Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPAMY), Sodikin mengungkapkan, kebijakan Malioboro jadi kawasan semipedestrian dan bebas kendaraan bermotor bisa saja memutus laju perekonomian di area tersebut, sehingga kebijakan Malioboro bebas kendaraan bermotor belum bisa diterapkan dalam waktu dekat.

Baca Juga:Soal Parameter Jabatan, Kapolri: Ukurannya Prestasi, Bukan Menghadap Atasan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak