alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pedagang Ikan Purworejo Positif, 13 Warga Kulon Progo Akan Ikut Rapid Test

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:55 WIB

Pedagang Ikan Purworejo Positif, 13 Warga Kulon Progo Akan Ikut Rapid Test
Ilustrasi pedagang ikan [Shutterstock]

Kabar pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut sudah menyebar di tengah masyarakat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

SuaraJogja.id - Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulon Progo memastikan, terdapat satu orang pedagang ikan di Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini diketahui setelah pihaknya berkoordinasi dengan Dinkes Purworejo.

Juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati menyampaikan bahwa hasil klarifikasi yang didapat dari Kabid P2P Dinkes Purworejo membenarkan bahwa ada satu orang pedagang ikan di Jogoboyo yang positif Covid-19. Saat ini pasien tersebut dalam pengawasan oleh pihak gugus tugas setempat dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Berdasarkan tracing oleh Puskesmas Temon 2 bersama gugus tugas Kalurahan Jangkaran, didapatkan ada 11 orang yang dalam beberapa waktu sebelum sakit melakukan kontak dengan pasien Covid-19 tersebut," ujar Baning kepada awak media, Jumat (12/6/2020).

Sementara itu, gugus tugas Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo juga melaporkan terdapat dua orang yang melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif tersebut karena mendapat kiriman ikan oleh pasien. Tiga belas orang yang melakukan kontak tersebut sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga: Sudah 20 Orang Positif Corona, Pedagang Pasar Perumnas Klender Ngotot Buka

Semua orang yang tercatat telah melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut dijadwalkan akan menjalankan rapid test oleh puskesmas Temon 2 dan Puskesmas Galur 2.

"Ketiga belas orang itu rencananya besok siang hari Sabtu (13/6/2020) akan di-rapid test," ungkapnya.

Baning menambahkan, masyarakat yang mengetahui atau merasa melakukan kontak erat dengan pasien dari wilayah Purworejo tersebut diminta untuk segera melapor. Laporan bisa dilakukan langsung ke gugus tugas desa atau puskesmas terdekat agar bisa segera dilakukan rapid test.

Sebelumnya, kabar pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut sudah menyebar di tengah masyarakat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Mengetahui hal tersebut, Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulon Progo langsung bertindak cepat untuk melakukan tracing kepada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien asal Purworejo itu.

"Prosesnya sudah standar akan dilakukan tracing untuk menentukan kontak erat, kalau kontak erat maka akan langsung rapid. Kalau reaktif maka swab," imbuhnya.

Baca Juga: Pedagang Pasar Krempyeng Rugi Besar, Dagangan Busuk Semua

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait