Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rekor Baru, 16 Kasus Positif COVID-19 Muncul di DIY

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Minggu, 19 Juli 2020 | 17:19 WIB

Rekor Baru, 16 Kasus Positif COVID-19 Muncul di DIY
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Di DIY total nakes yang positif sudah mencapai 26 orang.

SuaraJogja.id - Kasus baru positif COVID-19 di DIY naik secara signifikan. Kalau biasanya kasus yang muncul per hari rata-rata tidak lebih dari 10 kasus, Minggu (19/7/2020) ini muncul 16 kasus baru.

Munculnya kasus baru tersebut berasal dari pemeriksaan 1.165 sampel dari 952 orang. Dengan tambahan 16 kasus baru, maka total kasus positif COVID-19 di DIY hingga saat ini sudah 432 kasus.

"Tingginya jumlah kasus baru salah satunya memang faktor peningkatan jumlah pemeriksaan, di samping penelusuran kasus serta pelaku perjalanan yang dilakukan oleh teman teman Puskesmas dan Dinkes Kabupaten/kota," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Minggu Sore.

Menurut Berty, saat ini puskesmas sudah bisa melakukan pengambilan spesimen dan mengirimkannya ke laboratorium. Bahkan seluruh puskesmas di DIY telah dilatih untuk melakukan tes swab. Karenanya, warga yang merasakan tanda- COVID-19 atau memiliki riwayat perjalanan luar kota tidak perlu ke rumah sakit rujukan, melainkan bisa langsung melalui puskesmas untuk pemeriksaan swab.

"Jumlah puskesmas di DIY 121. Masing-masing minimal 1 tenaga kesehatan sesuai kompetensinya telah dilatih cara pengambilan sampel COVID-19," jelasnya.

Berty menambahkan, dari ke-16 kasus baru, salah satunya merupakan tenaga kesehatan (nakes) untuk kasus 420, yang merupakan laki-laki 35 tahun dari Sleman. Kasus ini muncul dari hasil skrining saat pasien mengikuti pendidikan di salah satu rumah sakit.

Satu nakes yang dinyatakan positif tersebut menambah daftar panjang nakes yang terpapar COVID-19. Di DIY total nakes yang positif sudah mencapai 26 orang.

"Untuk kasus baru ini keterangannya hanya pendidikan di rumah sakit. Penelusuran lebih lanjut masih dilakukan Dinkes Sleman," jelasnya.

Sedangkan, 15 kasus baru lain kebanyakan karena riwayat dari luar kota, yakni kasus 421, laki laki 37 tahun dari Bantul yang punya riwayat perjalanan Jakarta. Kasus 422, perempuan 46 tahun asal Sleman yang punya riwayat kontak saudara dari Bogor).

Ada pula kasus 423, perempuan 36 tahun dari Bantul yang punya riwayat kontak saudara Jakarta. Kasus 424, laki-laki 26 tahun dari Gunungkidul yang punya riwayat dari Riau.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait