Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Angka Positif COVID-19 di DIY Terus Meningkat, Pemda Minta Tambahan PCR

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Jum'at, 24 Juli 2020 | 21:00 WIB

Angka Positif COVID-19 di DIY Terus Meningkat, Pemda Minta Tambahan PCR
Sekda DIY Baskara Aji berbicara pada awak media di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (24/7/2020). - (SuaraJogja.id/Putu)

Pemda DIY meminta Kemenkes untuk mendatangkan 1.200 kit reagen dan alat PCR portabel.

Di samping itu, ada kasus 511, perempuan 30 tahun dari Bantul kontak kasus 367; kasus 512, laki laki 4 tahun; kasus 513, perempuan 12 tahun; dan kasus 514, perempuan 6 tahun dari Bantul yang punya riwayat kontak kasus 423. Lalu, ada kasus 515, laki laki 21 tahun dari Sleman kontak kasus 415 dan kasus 520, perempuan 53 tahun dari Kulon Progo kontak kasus 369.

Sementara, riwayat perjalanan luar kota juga masih memunculkan kasus positif, yaitu kasus 508, laki laki 16 tahun; kasus 509, perempuan 19 tahun; kasus 510, perempuan 15 tahun dari Bantul yang punya riwayat perjalanan dari Jakarta; dan kasus 522, laki laki 38 tahun dari Kulon Progo yang punya riwayat dari Kalimantan Timur.

Kasus lain hingga saat ini masih dalam penelusuran, yakni kasus 516, perempuan 81 tahun dan kasus 517, perempuan 48 tahun dari Sleman. Selain itu, terdapat pula kasus 521, laki laki 24 tahun dari Kota Yogyakarta, dan kasus 523, laki laki 55 tahun dari Bantul.

"Banyaknya penambahan kasus karena tes swab massal Dinkes Bantul, dengan jumlah sampel telah diperiksa sebanyak 1.349 sampel dan 1.089 orang. Sebagian besar tidak bergejala," jelasnya.

Berty menambahkan, karena banyak di antara pasien yang tidak bergejala, maka isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala tidak perlu di RS Rujukan. Contohnya, di Bantul menggunakan Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) di Bambanglipuro.

"Rumah sakit itu saat ini menampung kasus yang tanpa gejala tersebut terutama bagi kasus penduduk Bantul," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait