Indeks Terpopuler News Lifestyle

Kejadiannya Viral, Pemuda 19 Tahun Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Ditangkap

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Stephanus Aranditio Senin, 10 Agustus 2020 | 09:02 WIB

Kejadiannya Viral, Pemuda 19 Tahun Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Ditangkap
Viral curhat perempuan korban pemerkosaan di Bintaro (Twitter)

Sebelumnya, sempat viral cerita pemerkosaan dari seorang perempuan berinisial AF, yang merupakan korban.

SuaraJogja.id - Seorang pemuda berinisial RI ditangkap di Pondok Aren, Minggu (9/8/2020), karena melakukan pemerkosaan terhadap gadis berinisial AF. Pelaku pemerkosaan di Bintaro, Jakarta Selatan ini masih berusia 19 tahun.

"Iya, sudah ditangkap, [inisial] RI, 19 tahun, TKP penangkapan Jalan Swadaya Pondok Aren," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Imam Setiawan saat dikonfirmasi, Minggu.

Kendati demikian, Imam belum bersedia mempublikasikan lebih jauh terkait kronologi penangkapan pelaku. Saat ini pelaku ditahan di Markas Polres Tangsel. Penyidik pun masih melakukan pemeriksaan intensif pada yang bersangkutan.

Sebelumnya, sempat viral cerita pemerkosaan dari seorang perempuan berinisial AF, yang merupakan korban.

Ia mengungkapkan bahwa peristiwa yang dialaminya sudah terjadi hampir satu tahun yang lalu. Korban akhirnya baru berani buka suara lantaran kejadian tersebut terus menghantuinya sampai sekarang.

“Saya terbangun dengan apa yang saya yakini sebagai mimpi buruk, terburuk yang terjadi. Ibu saya berangkat kerja hari itu tanggal 13 Agustus, sekitar jam 9.30 pagi. Seseorang tampaknya dengan sengaja membangunkan saya dari tidur saya dan saya melihat siluet tinggi meninggalkan kamar saya,” tulis AF di Instagram.

AF mengaku mengikuti orang ini ke ruang ganti, karena ia bersembunyi di sudut. Begitu memasuki ruangan dan berbalik, AF belum pernah melihat orang itu seumur hidupnya. Orang tak dikenal itu pun sempat memukuli AF hingga kepalanya berdarah.

“Saya terbaring hampir pingsan di lantai dengan beberapa luka memar dari kepala sampai bahu saya,” ujarnya.

Kemudian, AF melihat dia memegang pisau dan meminta untuk tidak membunuhnya. Lalu, pelaku meminta AF untuk tetap diam sembari terus menyerangnya secara seksual.

“Apa yang bisa saya lakukan? Saya tidak memiliki senjata, tidak ada pertahanan diri dan saya hampir tidak bisa bangkit dari darah yang hilang. Setelah selesai dia meninggalkan kamar saya, mengancam saya untuk tinggal di dalam,” imbuh AF.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait