Indeks Terpopuler News Lifestyle

Buat Layangan dari Sampah Sambil Nembang, Soimah Ngakak Lihat Tingkah Anak

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina Senin, 10 Agustus 2020 | 15:15 WIB

Buat Layangan dari Sampah Sambil Nembang, Soimah Ngakak Lihat Tingkah Anak
Shoimah merekatkan plastik ke kerangka layangan menggunakan dupa di halaman rumahnya. - (YouTube/Shoimah)

Kakak dan Adik, putra Soimah, secara kompak saling membantu membuat layangan impian mereka. Mulai dari mengikat potongan bambu dengan benang secara sejajar.

SuaraJogja.id - Pesinden asal Yogyakarta, Soimah Pancawati, melalui kanal YouTube-nya, membagikan video terbaru. Dalam unggahannya itu, ia menunjukkan kegiatan membuat sebuah layangan dari plastik sampah berwarna hitam.

Video yang diunggah Sabtu (8/8/2020) tersebut diawali dengan pembukaan oleh anak pertamanya  menggunakan bahasa inggris. Mengenakan topi dan kacamata hitam, Aksa menjelaskan kegiatan keluarganya yang akan membuat layangan dari plastik.

Sementara putra kedua Soimah, Diksa, tampak malu-malu disorot kamera. Selanjutnya terlihat kesibukan mereka dalam mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat layangan. Di antaranya adalah plastik hitam, potongan bambu, dan benang.

Kakak dan Adik, putra Soimah, secara kompak saling membantu membuat layangan impian mereka, mulai dari mengikat potongan bambu dengan benang secara sejajar, kemudian mengukur luas plastik yang dibutuhkan, memotong plastik sesuai kerangka, serta menempelkannya.

"Besok kalau cuacanya bagus saya mau main layangan. Jadi ini mau buat layangannya dulu," kata Soimah dalam videonya.

Awalnya, Soimah hanya duduk di belakang melihat kedua putranya berkreasi. Ia kemudian ikut membantu memotong plastik sesuai ukuran yang ditentukan. Selanjutnya plastik ditempelkan menggunakan dupa.

Aksa menyebutkan bahwa ia menggunakan cara tradisional, di mana sebelum adanya lem untuk membantu merekatkan, Aksa biasa menggunakan dupa untuk menempelkan palstik layangan ke kerangkanya. Dupa yang dibakar ditempelkan secara kilat ke ujung plastik.

Secara bersamaan, plastik juga direkatkan antar-sisinya, menutupi kerangka yang sudah dibuat. Dalam waktu sekejap, plastik itu sudah menjadi bungkus yang cantik untuk dijadikan layangan yang siap terbang. Penasaran, Soimah ikut mencoba teknik perekatan tersebut.

Putra Shoimah sedang mengukur plastik dengan kerangka layangan yang akan dibuat di rumah. - (YouTube/ Shoimah)
Putra Shoimah sedang mengukur plastik dengan kerangka layangan yang akan dibuat di rumah. - (YouTube/ Shoimah)

Lihat keseruan Soimah dan anaknya membuat layangan DI SINI.

Tidak hanya membuat sebuah layangan dengan kerangka yang sempurna, Soimah juga menyiapkan beberapa hiasan untuk menjadi ekor layangan. Selain membuat tampilan layangan menjadi lebih indah, ekor layangan juga dipercaya bisa mencegah benang layangan dari serangan layangan lainnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait