Gara-gara Nonton K-Pop, Wanita Ini Dicaci Suami Hingga Akhirnya Bercerai

"Saya enggak tau apa yang bikin dia kesal sama saya. Saya tanya jawabannya Korea".

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Senin, 10 Agustus 2020 | 15:40 WIB
Gara-gara Nonton K-Pop, Wanita Ini Dicaci Suami Hingga Akhirnya Bercerai
Ilustrasi perceraian [shutterstock]

Keduanya sah menjadi pasangan suami istri pada bulan Agustus 2019. Hari itu Mawar mempasrahkan semua yang terjadi di hidupnya kepada Tuhan. Seminggu berjalan, hubungan yang mereka jalani terasa kian menyedihkan. Setiap hari Mawar mendengar caci maki dari suami yang seharusnya melindungi dan mengayominya.

"Saya enggak tau apa yang bikin dia kesal sama saya. Saya tanya jawabannya Korea. Saya dibilang enggak ada waktu dan enggak ngurusin rumah sama dirinya gara-gara Korea," tulis Mawar.

Mawar mengaku setiap pagi ia bangun lebih awal untuk berbelanja dan menyiapkan semua kebutuhan suaminya. Mulai dari tidak bisa memasak hingga belajar dan bisa menyajikan makanan untuk suaminya. Ia justru dituduh tidak perhatian karena melihat tayangan Korea.

Ia mengatakan, bahwa semenjak menikah hanya membuka ponsel sepulang kerja untuk membalas pesan atau melanjutkan hobinya menulis. Rumput menyebut bahwa Korea yang ia tonton adalah Dajjal yang akan menyeret Mawar ke neraka. Sempat mengajukan pembelaan, Mawar kembali dituduh melawan suami.

Baca Juga:Abrasi Parah, Konservasi Penyu di Trisik Kulon Progo Bakal Direlokasi

Apapun kisah buruk yang ia alami, dipendam dari sang ibu. Mawar takut membuat ibunya khawatir di tempat kerja. Melalui telepon, Mawar selalu mengaku bahwa pernikahannya baik-baik saja dan ia bahagia bersama Rumput. Perlakuan buruk dan caci maki tetap Mawar terima meski mereka sedang menginap di rumah orang tua rumput.

Usaha Mawar untuk segera mendapatkan momongan dengan mengkonsumsi susu dianggap berlebihan. Bahkan suaminya sempat mengatakan sudah tidak memiliki gairah atau nafsu kepada istrinya lagi. Setiap hari, suaminya selalu pergi bermain game sejak pukul 10 malam hingga 3 pagi. Meninggalkan ia di rumah sendiri.

"Ketika saya telat haid lagi, saya senang karena telat 10 hari. Berarti saya minum susu berhasil dong hehehe. Tapi entah kenapa dia selalu kesel sama saya, jadi saya kepikiran. Dan sekitar maghrib, perut disekitar rahim saya sakit banget, sampai saya enggak enak badan dan bidan enggak bisa kasih obat penguat janin karena kalau benar lagi proses pembuahan takut terjadi sesuatu," Terang Mawar.

Oleh Bidan, ia diminta untuk pergi ke rumah sakit dan wajib ditemani suami. Saat meminta suaminya untuk pergi ke rumah sakit bersama, Rumput justru menghardiknya terlalu sering bermain hingga sakit. Rumput terus menolak mengantar ke rumah sakit dengan alasan sibuk dan bekerja, termasuk di hari liburnya.

Mawar lantas hanya diam dan mengurungkan niatnya pergi ke rumah sakit. Hingga suatu hari ia kembali merasakan sakit dan saat buang air kecil ia menemukan segumpal darah yang cukup besar keluar dari tubuhnya. Ia merasa sedih karena kembali gagal memiliki buah hati.

Baca Juga:Zona Kuning, Kulon Progo Tetap Terapkan Pembelajaran Daring

Terus mendapatkan perlakuan buruk, Mawar kemudian memberanikan diri meminta cerai kepada mertuanya. Sempat terjadi tarik ulur karena Rumput tidak ingin mengakui perbuatannya. Mereka akhirnya bercerai pada Maret 2020 dengan semua biaya perceraian ditanggung Mawar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak