Kota Jogja Kewalahan Sampah,Semua OPD di Wajib Urus Sampah hingga ke Kelurahan

Kapasitas pengolahan sampah di hilir sangat terbatas sehingga perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 18 September 2025 | 15:41 WIB
Kota Jogja Kewalahan Sampah,Semua OPD di Wajib Urus Sampah hingga ke Kelurahan
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono saat memberi keterangan pada wartawan, Kamis (18/9/2025). [Hiskia/Suarajogja]
Baca 10 detik
  • Persoalan sampah di Kota Jogja terus diselesaikan Pemkot setempat
  • OPD tiap dinas di Jogja diminta turut andil dalam penanganan sampah
  • Dinas Lingkungan Hidup tak akan bekerja sendiri untuk masalah sampah

SuaraJogja.id - Kota Yogyakarta kembali menghadapi darurat sampah. Kini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk turun langsung menangani persoalan sampah di masyarakat.

Hal itu turut dibenarkan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono.

Menurutnya bahwa sampah adalah persoalan bersama.

"Kalau kita bicara sampah, itu kan bicara problem bersama. Jadi, ya, problemnya masyarakat, problemnya pemerintah. Jadi, ketika kita kemudian mendudukkan itu sebagai problem kolektif, tentunya semua OPD yang harus mendudukkan itu sebagai satu hal yang kita kelola, kita hadapi bersama," kata Trihastono kepada wartawan, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga:Sampah Menggunung: Jogja Kembali 'Numpang' Piyungan, Kapan Mandiri?

Pria yang akrab disapa Kelik itu mengatakan bahwa arahan wali kota menekankan fokus pada penanganan level hulu, yaitu rumah tangga.

Mengingat di Kota Jogja, kapasitas pengolahan sampah di hilir sangat terbatas sehingga perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci.

"Perubahan perilaku, membangun gerakan adalah satu jawabannya," imbuhnya.

Semua OPD Turun Langsung

Ia menyebut arahan itu ditindaklanjuti dengan OPD yang wajib mendampingi minimal satu kelurahan dalam gerakan pemilahan sampah.

Baca Juga:Cuaca Ekstrem, Nelayan DIY Jangan Lengah! Pelampung Jadi Harga Mati

"Perintah Pak Wali masing-masing perangkat daerah menjadi pendamping satu atau dua kelurahan. Dan mulai minggu depan aksinya harus sudah mulai aksi nyata," tegasnya.

Dengan pola ini, praktis semua OPD kini ikut mengurusi sampah.

Ia menyebut bahwa dalam kondisi sekarang semua dinas merupakan dinas lingkungan hidup.

"Satu OPD satu kelurahan, artinya semua dinas selain ketugasan yang wajib itu juga mengurusi sampah juga. Terjemahan lapangannya adalah semua dinas adalah dinas lingkungan hidup sekarang," ungkapnya.

Tak hanya OPD saja, ASN turut dituntut untuk menjadi contoh di lingkungan tempat tinggal mereka.

Sebagai contoh, Diskominfosan Kota Jogja ditugaskan mendampingi Kelurahan Rejowinangun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak