Indeks Terpopuler News Lifestyle

Dilaporkan Usai Ribut, Mumtaz Rais: Bisa Diselesaikan dengan Kekeluargaan

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:39 WIB

Dilaporkan Usai Ribut, Mumtaz Rais: Bisa Diselesaikan dengan Kekeluargaan
Cabup Sleman Mumtaz Rais - (Instagram/@mumtaz.rais)

Mumtaz mengaku sebelumnya tak mengetahui jika yang menegurnya adalah pejabat KPK karena sama-sama menggunakan masker.

SuaraJogja.id - Keributan antara Ahmad Mumtaz Rais dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango di pesawat dengan nomor penerbangan GA 643 Rute Gorontalo - Makassar - Jakarta, Kamis (13/8/2020), berujung pada pelaporan ke pihak berwenang.

Mumtaz Rais, yang dilaporkan oleh pihak Nawawi Pomolango, menyebut bahwa dirinya belum mengecek soal adanya laporan ke pihak kepolisian.

"Jika laporan polisi saya belum cek ulang ya. Misal ada, ya saya yakinlah bisa diselesaikan dengan kekeluargaan karena Pak Nawawi adalah pribadi yang sangat teduh. Ketika komunikasi kan betul-betul saling menghargai. Yang pasti saya yang muda menyapa beliau duluan dan sudah saling cair," ungkap putra ketiga Amien Rais ini saat dihubungi SuaraJogja.id, Sabtu (15/8/2020).

Mumtaz melanjutkan bahwa dirinya hanya mengetahui laporan ke pihak bandara.

Ia juga mengaku tak pernah membentak hingga marah-marah kepada pihak kru kabin.

"Bahkan bisa dicek langsung ke pramugari yang bersangkutan atau pramugara. Karena para awak kabin justru malah bersifat sangat netral dan sangat sopan. Jikapun ada laporan [polisi], saya belum mengecek, tapi jika ada laporan ke pihak bandara ya memang ada," katanya.

Mumtaz, yang ditemani dua orang di dalam pesawat, yakni dua Kader PAN Pengeran Khairul Saleh dan Irvan, mengaku memang tengah menelepon seseorang dengan nada kencang.

"Jadi mungkin persoalan dengan saya dan penumpang lain. Mungkin nada bicara saya ketika lagi menelepon itu memang agak kencang, tapi nada bicara itu saya tujukan ke orang yang saya ajak telepon. Mungkin suaranya kan agak besar dan mengganggu beliau [Nawawi]," jelasnya.

Pria yang mengurungkan niat sebagai calon Bupati Sleman 2020 ini menjelaskan bahwa persoalan dengan Wakil Ketua KPK tersebut sudah cair.

Mumtaz mengaku sebelumnya tak mengetahui jika yang menegurnya adalah pejabat KPK karena sama-sama menggunakan masker.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait