Hal serupa akan diterapkan pula di Candi Sambisari. Ning menyatakan, candi-candi lain di Sleman belum siap dibuka, salah satunya disebabkan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM).
Dari total 10 petugas retribusi, di hari normal dinas hanya menyiapkan dua orang bertugas di masing-masing objek wisata candi.
Sedangkan di masa pandemi, untuk mengurangi antrean dan menerapkan jaga jarak, maka dinas menempatkan lima orang petugas di masing-masing pos.
Idealnya, petugas pengukur suhu juga dibutuhkan dalam jumlah tidak sedikit, sambung Ning, karena walaupun thermo gun sudah ada, bila jumlah petugas kurang memadai, dikhawatirkan tidak bisa mengendalikan dengan baik.
Baca Juga:Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Wisawatan Sleman Perlu Daftar Online
"Wastafel juga masih kurang," imbuhnya.
Kontributor : Uli Febriarni