Diduga Depresi karena Sesak Napas, Simbah Gantung Diri di Kamar Mandi

Setelah melihat kakeknya dalam posisi menggantung, saksi langsung berteriak minta tolong.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 06 September 2020 | 16:14 WIB
Diduga Depresi karena Sesak Napas, Simbah Gantung Diri di Kamar Mandi
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock).

SuaraJogja.id - Warga Pedukuhan Ngrendeng, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (6/9/2020), dikejutkan penemuan jasad pria yang tergantung di kamar mandi.

Kejadian itu baru diketahui oleh warga sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Sewon AKP Suyanto membenarkan adanya penemuan pria yang diduga gantung diri tersebut.

Dari data yang diperoleh, pria tersebut diketahui berinisial SUS (66) dan merupakan warga setempat.

Baca Juga:Pria 'Home Alone' di Tuban Ini Ditemukan Gantung Diri Dalam Kamar

Suyanto menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat cucu korban hendak pergi ke kamar mandi. Ia seketika terkejut ketika melihat sang kakek sudah dalam keadaan menggantung.

"Simbah ditemukan cucunya dalam keadaan menggantung menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke gawangan pintu," kata Suyanto.

Ia melanjutkan, setelah melihat kakeknya dalam posisi menggantung, saksi langsung berteriak minta tolong.

Tak lama kemudian keluarga, dibantu warga sekitar, datang dan langsung menurunkan korban.

"Saat dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal," ungkap Suyanto.

Baca Juga:Kesulitan Pahami Pelajaran saat Kelas Online, Siswa SMA Gantung Diri

Suyanto menuturkan, melalui keterangan yang diterima pihaknya dari sang anak, korban, yang akrab disapa "Simbah", sudah beberapa kali melakukan aksi percobaan bunuh diri.

Namun, aksi sebelumnya masih dapat digagalkan oleh pihak keluarga.

Menurut penuturan pihak keluarga, pemicu korban nekat mengakhiri hidup diduga akibat frustasi mengidap penyakit sesak napas yang sudah lama dan tak kunjung sembuh.

Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad oleh Tim Inafis dan petugas medis Puskesmas Sewon, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban.

Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk langsung dimakamkan.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat berat dan penuh tekanan, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak