4. Otak manusia seperti plastik
Namun bukan berarti seperti kantong plastik, kata Rayhan. Otak manusia bersifat neuroplasticsity dalam arti bisa berubah bentuk. Meski otak akan menetap mulai usia 20-an, tetap masih bisa berkembang sampai usia lanjut. Istilah homunculus digunakan untuk mengidentifikasi anggota tubuh di otak berdasarkan tingkat sensitifitas.
Juga istilah phantom limb, yaitu jika ada anggota tubuh yang sudah diamputasi, maka masih bisa merasakan sentuhan bahkan rasa sakit pada anggota tubuhnya yang sudah hilang. Ini akibat adanya representasi anggota tubuh mereka di otak. Tapi perlahan neuron di otak bisa saja berkurang atau berpindah ke tempat lain.
5. Otak supir taksi di Inggris rata-rata lebih besar daripada populasi lain
Baca Juga:Berkaca dari Barli Asmara, Bisakah Radang Otak Disembuhkan?
Khususnya bagian otak pada hippocampus yang berfungsi untuk pembentukan memori. Peneliti menduga itu diakibatkan karena tes menjadi supir taksi di sana merupakan tes tersulit di dunia. Karena calon supir taksi harus menghapal 25 ribu nama jalan di London dan rute tercepat untuk setiap destinasi. Ini menyebabkan daerah hippocampus mereka jadi lebih besar, terutama daerah yang penting untuk pembentukan memori visual.
6. Otak lebih cepat daripada sebagian besar komputer
Meski tidak lebih cepat dari super komputer di dunia, salah satunya K computer dari Fujitsu yang 10 kali lebih cepat dari otak kita, komputer itu membutuhkan energi 10 ribu watt. Sementara otak manusia hanya butuh 20 watt.
7. Otak tidak bisa merasa nyeri
Meski otak berfungsi untuk menerima rangsangan nyeri dari seluruh tubuh, otak tidak bisa merasakan nyeri. Hal ini lantaran otak tidak punya reseptor nyeri.
Baca Juga:Besok! Elon Musk Bocorkan Teknologi Implan Otak Neuralink
Awake craniockmy merupakan salah satu teknik pembedahan, terutama pada kasus tumor otak, di mana pasien tetap sadar selama operasi. Hal ini agar dokter tetap bisa berkomunikasi dengan pasien untuk memastikan daerah lain seperti penglihatan dan area gerak tidak mengalami gangguan selama pembedahan.