Mutasi Virus Corona Baru Sebatas Uji Laboratorium, Pakar UGM: Jangan Panik

Mutasi virus Corona yang disebut 10 kali lebih menular tidak perlu membuat panik masyarakat, menurut pakar UGM. Kenapa?

M. Reza Sulaiman
Kamis, 10 September 2020 | 12:10 WIB
Mutasi Virus Corona Baru Sebatas Uji Laboratorium, Pakar UGM: Jangan Panik
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

Gunadi menambahkan, meski pada pasien yang terinfeksi virus hasil mutasi ini ditemukan virus yang lebih banyak, ternyata tingkat keparahannya tidak berbeda dengan pasien yang terinfeksi jenis sebelum mutasi.

Kondisi ini menjadi bahan kesimpulan hingga saat ini, bahwa mutasi virus tidak mempengaruhi seberapa parah kondisi pasien.

Sekali lagi, Gunadi meminta masyarakat tenang, karena hasil penelitian di laboratorium, belum dilanjutkan dengan penelitian pada tingkat manusia.

Paling tepat dalam menyikapinya, adalah tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:Eijkman: Mutasi Virus Corona D614G Tidak Akan Pengaruhi Pengembangan Vaksin

"Terlepas apakah dia ganas atau tidak, itu masih belum diketahui. Justru dengan tidak diketahuinya, menjadi tantangan bagi kita semua. Sifat virusnya masih baru, tentu masyarakat harus lebih peduli, lebih disiplin," lanjut Gunadi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak