Berencana Balik Lebaran Lewat Tol Tamanmartani, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

AKP Mulyanto menuturkan ada rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas pendukung menuju ke pintu masuk atau entrance Tamanmartani.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 02 April 2025 | 12:47 WIB
Berencana Balik Lebaran Lewat Tol Tamanmartani, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
Kondisi H-2 Lebaran 2025 di exit tol Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Sabtu (29/3/2025). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

SuaraJogja.id - Polisi sudah mulai menerapkan skema arus balik pada jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani. Penerapan skema arus balik itu dimulai per Selasa (1/4/2025) kemarin.

Lantas bagaimana skema lalu lintas jika ingin memasuki tol melalui Tamanmartani? 

Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto menuturkan ada rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas pendukung menuju ke pintu masuk atau entrance Tamanmartani. Salah satunya penerapan one way atau satu arah yang menuju ke Klaten atau Solo.

Dia menyebut masuknya kendaraan dari tol Tamanmartani hanya dari arah utara saja. Namun hal itu dibuat situasional tergantung tingkat kepadatan.

Baca Juga:Arus Mudik Masuk ke DIY Meningkat: Exit Tol Tamanmartani dan Pintu Masuk Tempel Jadi Favorit

"Kita buat one way dari kendaraan semua yang akan menuju ke Klaten atau Solo yang melalui exit tol Tamanmartani itu kami arahkan dari arah selatan," ungkap Mulyanto, Rabu (2/4/2025).

"Dari Radenronggo ke utara atau Karangnongko ke utara jadi negatif yang utara ke selatan atau dari utara exit tol ke Tugu Watu tidak ada yang ke selatan, ini searah dari selatan semua," imbuhnya.

Disampaikan Mulyanto, rekayasa itu mempertimbangkan hanya ada satu ruas yang bisa digunakan untuk memasuki tol lewat Tamanmartani. 

"Kita pertimbangannnya itu mulut exit tolnya itu hanya menampung satu kendaraan kalau kita buat dari utara selatan masuk bareng jelas crossing," tuturnya.

Sementara untuk yang dari arah utara, kata Mulyanto atau tepatnya dari simpang Tugu Watu diminta untuk belok ke kanan menuju ke Salakan. 

Baca Juga:Tiket Kereta Ludes, Kapolri Ungkap Puncak Arus Balik di Jogja, Ini Solusinya

"Nanti dari Salakan belok kiri terus nanti keluar di Balai Bengong, belok kiri Radenronggo lagi. Kalau yang dari simpang tiga Salakan juga seperti itu dari arah barat kita arah ke barat arah Balai Bengong. Balik lagi ke jalur itu," ujarnya.

Rekayasa lalin bakal terus menyesuaikan tingkat kepadatan kendaraan. Sejumlah skema itu dinilai cukup dapat mengurangi kepadatan.

"Indikator kami kalau sudah di simpang empat kalau ekor arus yang arah ke tol itu sudah sampai simpang empat Karangnongko itu baru di Radenronggo diarahkan ke arah Prambanan semua," ucapnya.

"Meskipun ada sedikit kepadatan arus namun demikian roda masih tetap berputar," imbuhnya.

Berdasarkan data sejak kemarin Selasa (1/4/2025) kemarin, jumlah kendaraan per jam pun semakin meningkat sejak pagi.

Jumlah pergerakan tertinggi sementara ini tercatat pada pukul 12.00 - 13.00 WIB siang kemarin. Dari catatan ada sebanyak 831 kendaraan pada satu jam tersebut yang masuk tol dari Tamanmartani. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak